Waduh, Ikan dan Udang di Tambak Terbawa Banjir Rob

Banjir rob menyelimuti persawahan di Belawan

Banjir rob menyelimuti persawahan di Belawan

POJOKSATU.id, MEDAN- Luapan air laut atau banjir rob yang melanda kawasan pesisir di utara Kota Medan, menyebabkan sejumlah petambak di Batang Kilat Sei
Mati Kecamatan Medan Labuhan, merugi jutaan rupiah. Ikan-ikan mereka hilang tersapu banjir rob Rabu (2/9/2015).

Darsono (43), salah satu petambak  mengungkapkan, dampak dari terjadinya pasang air laut membuat sebagian besar ikan peliharaanya hilang tersapu rob. “Ikan di tambak pada hanyut akibat pasang air laut yang meluap. Kalau dihitung-hitung kerugian diperkirakan mencapai Rp2,5 juta,” ungkapnya.

Dia menuturkan, kejadian seperti ini bukan baru kali ini saja terjadi. Bahkan, sejak tiga tahun belakangan ini gelombang rob semakin rutin terjadi pada setiap bulannya. Kondisi itupun kian membuat petambak kelimpungan.”Banjir pasang air laut seperti ini memang selalu terjadi saat menjelang bulan purnama. Tapi kali ini memang air lautnya tergolong cukup besar,” ujar, Darsono.

Kondisi serupa juga dialami petambak udang di kawasan Young Panah Hijau Kelurahan Labuhan Deli Kecamatan Medan Marelan. Mereka berharap, pemerintah segera turun tangan untuk mengatasi permasalahan yang terus mendera para petambak.”Bukan hanya soal rob, yang bikin petambak merugi. Tapi, limbah industri yang dibuang sembarang juga membuat kami dirugikan, karena udang peliharaan mati akibat airnya tercemar,” kata Zulkifli seorang petambak udang.

Gelombang rob di utara Kota Medan memang semakin meluas. Selain merendam areal lahan pertambakan, rob juga mulai merambah ke lahan pertanian di Paluh Nibung Kelurahan Paya
Pasir, Marelan. (sdf)

Feeds