Laut pun Berkabut, Nelayan Kesasar sampai Malaysia, Ditangkap

Ilustrasi kabut di lautan Sumatera

Ilustrasi kabut di lautan Sumatera

POJOKSATU.id, MEDAN- Kabut asap yang menyelimuti Sumut menyebabkan petaka bagi nelayan bubu 5 GT asal Belawan yang dinahkodahi Rudiyanto (37) dengan anak buah kapal masing-masing Edy Purba dan Ridwan. Kapal yang mereka awaki kelewatan batas hingga masuk wilayah Malaysia.

Akibat kabut tebal itu, nelayan asal Belawan ini tak bisa melihat dengan jelas. Mereka lantas tertangkap kapal patroli Agensi Penguatan Maritim Malaysia (APMM) sejak 3 September lalu. Sampai saat ini para nelayan itu masih ditahan di Malaysia.

Informasi ini disampaikan Wakil Ketua DPC HNSI Kota Medan Alfian MY, Minggu (6/9/2015) di Belawan. Alfian menceritakan, seluruh awak kapal yang ditangkap tersebut warga Lorong Melati Kelurahan Belawan I Kecamatan Medan Belawan.

“Mereka ketangkap pada 03 September 2015 lalu saat itu sekira pukul 10.00 WIB cuaca laut di perairan Selat Malaka berkabut tebal sulit untuk mendeteksi jarak pandang apalagi tanpa alat Navigasi,” terang Alfian. “Mereka dituduh melanggar wilayah perbatasan Malaysia lalu dibawa ke Markas APMM.”

Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia Medan nantinya akan menyampaikan masalah ini ke Konjen Malaysia di Medan. Hal itu guna mediasi agar nelayan yang ditangkap bisa dipulangkan. (sdf)

Feeds