Mau Tinggal Dimana Kami…

Anggota TNI melakukan pengosongan rumah dinas TNI di Medan

Anggota TNI melakukan pengosongan rumah dinas TNI di Medan

POJOKSATU.id, MEDAN- Rumah dinas TNI di Perkampungan Kodam I Bukit Barisan (I/BB) Jalan Sunggal, Medan Sunggal dikosongkan secara paksa Rabu (9/9/2015) siang. Pengosongan itupun mendapat perlawanan dari penghuni rumah.

Seorang wanita yang tinggal di rumah milik pensiunan TNI Ruslan Gani menolak dikosongkan. Bahkan, wanita yang diketahui bernama Eliani Gani menantang seorang petugas Polisi Militer (PM) wanita TNI AD, Lettu Eninta Dwi A untuk berduel. Beruntung, petugas TNI lainnya melerai keduanya yang nyaris baku hantam.

Menurut informasi yang dihimpun di lokasi, awalnya puluhan pasukan TNI AD Kodam I/BB berseragam lengkap tiba di rumah bernomor K123 tersebut sekira pukul 09.30 WIB.
Selanjutnya, petugas meminta penghuni rumah secara baik-baik untuk mengosongkan barang-barang yang ada. Akan tetapi, penghuni rumah tetap bertahan dan tak memperdulikan. Sehingga, sejumlah petugas pun menerobos masuk ke dalam rumah.

Saat hendak masuk, petugas pun dihalangi oleh beberapa penghuni rumah. Adu mulut pun terjadi hingga nyaris baku hantam. Namun, setelah diberi penjelasan dan surat edaran pengosongan oleh petugas, dengan terpaksa penghuni rumah menuruti perintah.

Meski begitu, penghuni rumah yang sebagian besar ibu-ibu tetap tak rela barang-barangnya diangkat. Mereka mencaci dan melontarkan kata-kata kasar kepada petugas.

“Mau dimana kami tinggal nanti, coba kalian pikir. Jangan seenaknya saja kami digusur, kami keberatan pokoknya,” ucap seorang penghuni rumah bernama Eliani Gani.

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) I/BB Kolonel Enoh Solehuddin menyatakan, pengosongan rumah dinas itu dilakukan untuk tempat tinggal anggota yang masih aktif. Jadi, bagi keluarga TNI yang sudah pensiun dan masih menghuni dimohon agar segera mengosongkan.

“Selain di Perkampungan Kodam, nantinya dilakukan juga di rumah dinas kawasan Gaperta dan Abdul Hamid. Pokoknya yang tidak aktif harus mengosongkan rumah dinas,” kata Enoh. (sdf)

Feeds