Binasakan Saja Kampus yang Tak Mau Insyaf

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKSATU.id, MEDAN- Dirjen Kelembagaan Iptek Dikti, Dr Patdono Suwignjo menegaskan, bagi PTS yang dinonaktifkan karena melakukan pelanggaran berat dan tidak mau ‘insyaf’, sebaiknya ‘dibinasakan’ saja.

Hal itu ditegaskannya pada rapat Koordinator dan Sekretaris Pelaksana Kopertis se-Indonesia di aula kantor Kopertis Wilayah I Sumut Jalan Tanjungsari Medan, Rabu (14/10/2015).

Menurut Patdono bagi PTS yang mau ‘insyaf’ dirangkul untuk dibina agar melakukan perbaikan, sehingga status dinonaktifkan tersebut dapat dicabut kembali oleh Kemenristek Dikti. Sebab status nonaktif yang melekat pada perguruan tinggi bersifat sementara.

PTS membandel katanya diberikan sanksi pidana yang merupakan domain penegak hukum, sedangkan sanksi adminstrasi domainnya Kemensristekmdikti berupa peringatan tertulis, penghentian sementara layanan akademik, penghentian beasiswa hingga sanksi berat pencabutan izin.

Berkaitan dengan pemberian sanksi, maka perlu dibuat peraturan menteri (Permen) tentang pemberian sanksi kepada PTS bermasalah sesuai dengan standar operasional prosedur atau SOP dan ada SK-nya sebagai dasar legalitas untuk memberikan sanksi.

Untuk itu dengan rakor yang dihadiri 14 wilayah kopertis se-Indonesia nantinya membahas kebijakan pengawas, pengendali dan pembinaan (Wasdalbin)) ke depan yang dilakukan Kemenristek Dikti dan Kopertis antara lain kebijakan sumberdaya Wasdalbin terkait pentingnya meningkatkan fungsi wasdalbin termasuk Permen pemberian sanksi sebagai payung hukumnya.

Dalam pemberian sanksi ekstrem yakni pencabutan izin, BAN PT perlu dilibatkan. Pasalnya, selama ini ketika PTS itu akan dicabut izinnya selalu berkilah memiliki akreditasi B.

“Saat melakukan verifikasi di lapangan, kita rencanannya melibatkan BAN PT. Apalagi banyak perguruan tinggi dalam tanda kutip jual beli ijazah akreditasinya B,” ungkapnya.

Demikian juga Aptisi perlu dilibatkan berkenaan dengan adanya pelanggaran serius yang dilakukan perguruan tinggi atau yayasan,maka Aptisi bisa mencabut keanggotaan perguruan tinggi itu. (sah/sdf)

Feeds

Resmi Menjanda Lagi, Musdalifah Bersyukur

POJOKSUMUT.com, MUZDALIFAH harus menerima kenyataan kembali berstatus janda. Pun demikian, dia mengaku bersyukur setelahPengadilan Agama Tangerang telah mencabut status pernikahannya …

Babak I : PSMS Vs Persita : 0-0

Dua menit kemudian, gelandang serang Persita Henry Rivaldi kembali lolos dari kawalan pemain PSMS, mampu melepaskan tendangan keras namun melenceng …