Kisah Keajaiban dan Foto-foto Menggetarkan Korban Heli Selamat di Danau Toba

 Fransiskus, korban selamat helikopter hilang di Danau Toba, saat dievakuasi setelah tiga hari terombang-ambing di Danau Toba.  | Foto: AFP


Fransiskus, korban selamat helikopter hilang di Danau Toba, saat dievakuasi setelah tiga hari terombang-ambing di Danau Toba. | Foto: AFP


POJOKSATU.id, MEDAN-Penemuan korban selamat dari jatuhnya helikopter EC-130 di Danau Toba, Selasa (13/10/2015) siang, memberi titik terang pada proses pencarian.

Kelima penumpang diketahui sempat melompat dan selamat lalu mengapung di air sesaat sebelum helikopter itu jatuh pada Minggu (13/10/2015) lalu.

“Berdasarkan keterangan korban yang selamat, sekitar 500 meter dari Onan Runggu, mereka semua diperintahkan pilot melompat ke danau,” ucap Kolonel Inf Fachri, Dansatgas Pencarian Helikopter EC-130.

Setelah melompat, kelimanya mengapung memanfaatkan eceng gondok. Mereka bergandengan tangan untuk bertahan hidup.

“Hingga tadi malam (Selasa, Red), pegangan tangan mereka terlepas. Dia (Fransiskus) tidak tahu yang lain ke mana, karena saat itu kondisinya masih lemas. Dia terakhir masih berpegangan tangan dengan pamannya Nur Harianto itu,” jelas Fachri.

 Fransiskus, korban selamat helikopter hilang di Danau Toba, saat dievakuasi setelah tiga hari terombang-ambing di Danau Toba.  | Foto: AFP

Fransiskus, korban selamat helikopter hilang di Danau Toba, saat dievakuasi setelah tiga hari terombang-ambing di Danau Toba. | Foto: AFP

Fransiskus akhirnya ditemukan Satgas pencarian heli sekitar 2 mil dari posko di daratan Onan Runggu, Selasa siang sekitar pukul 13.00‬ WIB. Satgas ini merupakan gabungan dari TNI, Polri, dan SAR.

Dari hasil identifikasi, penumpang selamat ini diketahui bernama Fransiskus berusia 22 tahun asal Tegal Boyan, Sleman, Yogyakarta. Ia ditemukan terapung di perairan Danau Toba setelah berjuang hidup selama tiga hari.

Fransiskus berhasil ditemukan selamat setelah terapung di antara tumbuhan eceng gondok di perairan Onan Runggu Desa Onan Runggu. Saat ditemukan, kondisi Fransiskus memprihatinkan. Ia sudah tak lagi mengenakan busana dan hanya menyisakan jam tangan hitam yang masih melekat di pergelangan tangannya.

 Fransiskus, korban selamat helikopter hilang di Danau Toba, saat dievakuasi setelah tiga hari terombang-ambing di Danau Toba.  | Foto: AFP


Fransiskus, korban selamat helikopter hilang di Danau Toba, saat dievakuasi setelah tiga hari terombang-ambing di Danau Toba. | Foto: AFP

Adapun paman Fransiskus yang juga menumpang di heli itu, yaitu Nur Harianto (46) belum ditemukan.

Keduanya sama-sama bekerja sebagai teknisi helikopter di PT Penerbangan Alam Semesta, Surabaya. “Rencananya mau ke Medan, karena pekerjaannya di bagian transportasi, teknisi pesawat,” kata Esti Maryanto, 48 bibi dari Fransiskus kepada Radar Jogja (Grup pojoksatu.id).

Fransiskus Subihardayan merupakan anak pasangan veteran almarhum Sunarto dan Sri Handayani. Ia menyelesaikan pendidikannya di STM Penerbangan Yogyakarta pada 2011 lalu.

Selanjutnya, selepas lulus ia pernah bekerja sebagai teknisi helikopter di Surabaya, Papua, Kalimantan hingga tiga bulan terakhir belakangan berada di Medan, Sumatera Utara.

 Fransiskus, korban selamat helikopter hilang di Danau Toba, saat dievakuasi setelah tiga hari terombang-ambing di Danau Toba.  | Foto: AFP


Fransiskus, korban selamat helikopter hilang di Danau Toba, saat dievakuasi setelah tiga hari terombang-ambing di Danau Toba. | Foto: AFP

Sebelumnya, helikopter milik PT Penerbangan Angkasa Semesta tipe EC 130 hilang saat terbang dari pulau Samosir menuju Bandara Internasional Kuala Namu, di Deli Serdang, Sumatera Utara pada Minggu 11 Oktober 2015.

Helikopter itu diterbangkan oleh Kapten Teguh Mulyatno, Heri Poerwantono (teknisi), dan tiga orang penumpang yaitu Nurhayanto, Giyanto, dan Fransiskus.

 Fransiskus, korban selamat helikopter hilang di Danau Toba, saat dievakuasi setelah tiga hari terombang-ambing di Danau Toba.  | Foto: AFP


Fransiskus, korban selamat helikopter hilang di Danau Toba, saat dievakuasi setelah tiga hari terombang-ambing di Danau Toba. | Foto: AFP

Setelah penemuan Fransiskus, Satgas mengerahkan seluruh upaya untuk mencari 4 orang lainnya. Pencarian bakal berlanjut pada Rabu ini.

(fir/sdf)

 

Feeds

Resmi Menjanda Lagi, Musdalifah Bersyukur

POJOKSUMUT.com, MUZDALIFAH harus menerima kenyataan kembali berstatus janda. Pun demikian, dia mengaku bersyukur setelahPengadilan Agama Tangerang telah mencabut status pernikahannya …

Babak I : PSMS Vs Persita : 0-0

Dua menit kemudian, gelandang serang Persita Henry Rivaldi kembali lolos dari kawalan pemain PSMS, mampu melepaskan tendangan keras namun melenceng …