Wow, Marah Halim Cup Digelar Februari 2016

Turnamen sepak bola Marah Halim Cup bakal digelar tahun depan

Turnamen sepak bola Marah Halim Cup bakal digelar tahun depan

POJOKSATU.id, MEDAN – Turnamen Sepak Bola Marah Halim Cup yang sempat populer di Medan akan kembali digelar 2016 mendatang. Yayasan Marah Halim sebagai inisiator kegiatan tersebut, mendapat lampu hijau dari Tim Transisi untuk melaksanakan turnamen legendaris ini.

“Kegiatan ini jangan ditafsirkan macam-macam, apalagi kaitan politik. Kita hanya ingin kembali menggelorakan persepakbolaan Tanah Air,” kata Ketua Yayasan Marah Halim Mukhsin Pohan saat memberi keterangan pada wartawan, di Hotel JW Marriot Medan, Kamis (15/10/2015).

Didampingi Ketua Dewan Pembina Yayasan Marah Halim Akbar Siregar dan anggota Sakhyan Asmara, Pohan mengatakan, setelah melewati rentetan dinamika untuk mewacanakan turnamen dimaksud, akhirnya Tim Transisi memberikan restu pagelaran even bergengsi tersebut.

“Kita ingin maju melaksanakan pembinaan sepak bola Tanah Air. Jangan ada di sini istilah memprovokasi dan lain sebagainya. Marah Halim Cup 2016 hadir sebagai bentuk kepedulian kita terhadap pesepakbola Tanah Air dan kondisi sepak bola nusantara saat ini,” ungkapnya.

Turnamen bergengsi yang ditunggu masyarakat Medan dan Sumut itu akan diikuti delapan peserta, dua dari finalis Piala Kemerdekaan dan enam dari Piala Presiden. Menurut Pohan, turnamen yang sudah mendapatkan dukungan penuh dari Tim Transisi Tata Kelola Sepak Bola Kementerian Pemuda dan Olahraga itu untuk membangkitkan kembali sepak bola Sumut khususnya Medan, di kancah nasional dan internasional.

“Saya menginginkan turnamen itu menjadi nomor satu ditingkat nasional,” ucap cucu mantan Gubernur Sumut Marah Halim Harahap itu.

Sehingga, tambah Pohan, turnamen Marah Halim Cup yang dibuka pada Februari 2016 itu bisa disaksikan oleh masyarakat Sumut di Stadion Teladan Medan dan Baharuddin Siregar Lubuk Pakam, Kabupaten Deliserdang. “Turnamennya dua pertandingan dalam satu hari untuk menjaga fair play kepada tim yang ambil bagian tersebut,” paparnya.

Dia mengungkapkan, masyarakat Sumut bisa mengenang kembali turnamen yang menjadi agenda rutin tiap tahun yang diikuti oleh PSMS selaku tuan rumah, Persinga Ngawi finalis Piala Kemerdekaan, Persib Bandung, Sriwijaya FC, Mitra Kukar,  Arema Cronus, Persija dan Persebaya dari Piala Presiden.

“Dua tim perserikatan seperti Persija dan Persebaya harus ambil bagian juga untuk bersaing dengan PSMS,” tuturnya.

Karena itu, sambung Pohan, turnamen itu tidak akan melupakan sejarah dalam pembinaan kepada pemain usia muda untuk dipersiapkan berlatih ke luar negeri. “Yayasan Marah Halim juga tidak melupakan pembinaan pemain muda untuk mengangkat prestasi sepak bola Medan,” imbuhnya.

Seperti diketahui, turmamen Marah Halim terakhir kali digelar pada 1995 silam. (sdf)

Feeds