Kerbau Ngamuk di Marelan Ditembak Sekali Tak Mempan

Kerbau yang mengamuk di Marelan berhasil dilumpuhkan. |Foto: rozi/sumut pos

Kerbau yang mengamuk di Marelan berhasil dilumpuhkan. |Foto: rozi/sumut pos

POJOKSATU.id, MEDAN- Kerbau milik Dawan Wahyudi alias Yudi (45), penduduk pinggiran Sungai Bedera Lingkungan I, Kelurahan Tanah 600, Kecamatan Medan Marelan, Sumatera Utara, yang mengamuk hingga menewaskan satu orang dan dua terluka terpaksa dilumpuhkan dengan tiga tembakan.

Kapolsek Hamparan Perak AKP E Silaban mengatakan, kerbau liar itu tak mempan saat hanya sekali ditembak. Petugas kemudian mengarahkan dua kali tembakan lagi ke bagian kepala hingga akhirnya kerbau itu mati.

“Ada 3 kali tembakan, satu kali di bagian perut tapi kerbau itu masih bisa berlari ke arah sungai. Lalu, anggota menembak kepalanya dua kali, baru kerbau itu berhenti,” ungkap Silaban.

Dikatakannya, bangkai kerbau tersebut sementara diamankan di kantor polisi. “Untuk korban luka-luka masih menjalani perawatan medis di rumah sakit,” pungkasnya.

Sebelumnya, warga pinggiran Sungai Bedera Lingkungan I, Kelurahan Tanah 600, Kecamatan Medan Marelan, Sumatera Utara, mendadak heboh dengan seekor kerbau yang mengamuk, Jumat (16/10/2015) sore.

Tak hanya mengamuk, kerbau milik Dawan Wahyudi alias Yudi (45) ini menyeruduk sejumlah warga. Akibatnya, seorang pria paruh baya tewas dan satu terluka. Bahkan, seorang bocah berusia 6 tahun juga mengalami luka-luka.

Pria naas yang tewas diamuk kerbau tersebut adalah Nursio alias Kendil (57), warga Lingkungan 5 Kelurahan Tanah 600, Kecamatan Medan Marelan. Sedangkan dua warga yang terluka yakni Yunus (40), warga Dusun 2, Titi Payung, Desa Klambir, dan Niko Pradana (6), warga Dusun 5 Desa Kota Rantang, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. (fir/sdf)

Feeds