Saat Tidur, Suami Dibunuh Istri Pakai Martil di Labuhan Deli

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKSATU.id, MEDAN-Penduduk Pematang Johar Kecamatan Labuhan Deli, Sumatera Utara, dihebohkan dengan kematian Ali Rahman. Puluhan warga mendadak memadati rumah korban. Pasalnya, Ali ditemukan bersimbah darah di rumahnya, Sabtu (17/10/2015) dinihari sekira pukul 03.30 WIB.

Berdasarkan informasi yang diperoleh di lapangan, korban dibunuh saat sedang tertidur. Jasad korban ditemukan di atas tempat tidurnya dalam posisi terlentang, hanya mengenakan celana pendek dan sarung. Posisi kedua tangannya terikat tali dan kepalanya berlumuran darah akibat dihantam benda tumpul. Bahkan, kepala korban tak berbentuk lagi.

Tersangka pembunuhan ini adalah istri korban sendiri bernama Siti Zulaiha (55). Kejadian ini bermula dari cek-cok keduanya sebelum tidur. Bahkan anak korban yang tinggal serumah b bernama Juraidah sempat melerai. Cekcok kedua suami istri itu terjadi dini hari WIB lalu sekira pukul 01.00.

“Saya dan suami tidur di kamar depan, kalau mamak sama bapak di kamar kedua. Mendengar kegaduhan, saya terbangun dan mencoba melerai,” kata Juraidah.

Setelah dilerai, tak terdengar lagi suara cekcok orang tuanya. Namun tak lama kemudian Zulaiha ketakutan dan membangunkan Juraidah lalu lari keluar rumah.

“Karena mamak membuka pintu dan lari keluar rumah, saya langsung kejar. Persis di ujung jalan mamak berteriak, lihat bapakmu di rumah sudah mamak bunuh,” ungkap, Juraidah.

Juraidah lantas melihat ayahnya dan langsung histeris melihat ayahnya sudah meninggal dengan darah berceceran dan keningnya remuk akibat dihantam martil berulang kali oleh ibunya.

Keluarga yang mengetahui kejadian ini langsung memberitahu petugas Polsek Medan Labuhan. Petugas kemudian melakukan penyelidikan dan selanjutnya membawa jasad korban ke RSUD dr Pirngadi Medan untuk diotopsi.

Dari hasil penyelidikan, petugas mengamankan sang istri di lokasi pembunuhan. Disebut-sebut, Ali dibunuh istrinya karena dendam.

Kapolsek Medan Labuhan Kompol Boy J Situmorang kepada wartawan menyebut, pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Terkait istri korban sebagai pelaku belum bisa dipastikan.

“Masih kita dalami, apakah pembunuhan tersebut dilakukan secara terencana atau tidak. Tapi diduga pemicunya adalah pertengkaran rumah tangga,” terang, Boy. (fir/sdf)

Feeds