Mengharukan, Bayi Perempuan Lahir di Tengah Banjir

Bayi yang lahir di saat rumah ibunya kebanjiran digendong neneknya. |foto: fir/pojoksatu.id

Bayi yang lahir di saat rumah ibunya kebanjiran digendong neneknya. |foto: fir/pojoksatu.id

POJOKSATU.id, MEDAN- Di saat banjir melanda Kota Medan terdapat kisah mengharukan. Seorang korban banjir bernama Supriati (41), warga Jalan Sari Rejo No. 8 Kelurahan Beringin, Medan Selayang, melahirkan bayi perempuan di rumahnya, Senin (19/10/2015) pagi sekira pukul 09.30 WIB.

Sungguh ajaib, Supriati melahirkan anak kedelapannya ini tanpa bantuan dokter atau bidan. Proses kelahiran bayi perempuannya dilakukan dengan bantuan ibunya, Sunarti (59), serta keluarganya. Suprapti dan bayinya pun selamat.

Sunarti yang merupakan orang tua Suprapti menuturkan, semula ia dan keluarganya sempat panik dan kebingungan. Sebab, anaknya yang hamil tua ini mendadak kontraksi ingin melahirkan.

“Dari malamnya sampai subuh sudah mulai kontraksi, pas pula datang banjir. Itulah kami panik dan kebingungan, soalnya air sudah mulai masuk ke halaman sehingga tidak bisa keluar,” ujarnya.

Dalam kondisi panik, kata Sunarti, ia berusaha menenangkan buah hatinya. Ia terus menemaninya hingga akhirnya melahirkan cucu perempuannya itu.

“Alhamdulillah anak saya akhirnya melahirkan dengan selamat dan juga cucu saya sekitar pukul 09.30 WIB. Beratnya 3 Kg dengan panjang 4,8 Cm,” tuturnya.

Menurut Sunarti, ia sudah sempat menyuruh menantunya, Anto (43) untuk memanggil bidan. Akan tetapi, karena rumahnya terkepung banjir sehingga tidak bisa keluar.

“Pas airnya mulai surut sekita pukul 09.15 WIB, saya suruh suaminya panggil bidan di klinik daerah Karang Rejo. Itulah pas sampai di rumah sama bidan ternyata sudah lahir,” jelasnya.

Sunarti mengaku lega setelah mengetahui anak dan cucunya selamat. “Sudah lega, enggak jadi pikiran lagi. Sekarang tinggal banjir aja, tapi perlahan sudah mulai surut,” ucapnya.

Yani, salah seorang bidan Klinik Karang Rejo yang membantu setelah persalinan Suprapti selesai menuturkan, sempat terkejut. Pasalnya, ketika sampai di rumah Suprapti ternyata sudah melahirkan.

“Pas datang sudah lahir. Syukurlah, kondisi ibu dan bayi sehat. Saya dijemput suaminya naik sepeda motor, pas mules-mulesnya,” tuturnya.

Dikatakan Yani, rencananya ibu dan bayi akan dibawa ke klinik atau rumah sakit terdekat untuk diberikan perawatan. Namun, karena kondisi masih banjir sehingga menunggu. (fir/sdf)

Feeds