Dibiarkan Kosong Setahun, Rumah PNS Digasak Maling, Rugi 250 Juta

Maling

Maling

POJOKSATU.id, MEDAN-Yohanes RN Situmorang (38), penduduk Jalan Seriti Lingkungan II Kelurahan Karang Anyer Kecamatan Kisaran Timur, Sumatera Utara, terpaksa harus menelan kekecewaan.

Pasalnya, pria yang mengaku bekerja sebagai PNS di kantor Pemerintahan Kabupaten Asahan, Sumut ini mengalami kerugian sebesar Rp 250 juta lantaran rumah milik orang tuanya di Jalan Mesjid Taufik Kecamatan Medan Perjuangan yang hampir setahun tak dihuni disatroni kawanan maling.

Saat mendatangi Polsek Medan Timur Senin (19/10/2015) siang, Yohanes menuturkan ‪aksi pencurian itu diketahui dari rekannya. Saat itu rekannya mengatakan kalau rumah orang tuanya telah dibobol maling.‬

“Tahunya dari warga Jalan Mesjid Taufiq, mereka bilang kalau rumah orang tua saya dimasuki pencuri,” sebut Yohanes.‬

Ia menlanjutkan, mendapat kabar itu dia pun memberitahu kakaknya yang berada di Medan. Selanjutnya, mendatangi rumah peninggalan orang tuanya tersebut untuk memastikan.

‪Sesampainya di rumah orang tuanya, sambung Yohanes, ia bersama kakaknya mendapati kalau kusen pintu, kusen daun jendela, meja, tangga dan sejumlah prabot rumah sudah tidak ada lagi.‬

‪”Keluarga menyarankan agar saya yang melihat kondisi rumah dimana semenjak bulan Januari 2015 mulai kosong. Kerugian ditaksir mencapai Rp250 juta,” aku Yohannes sembari menunjukan surat laporan pengaduan dengan nomor: STBLP/1147/X/2015/Resta Medan/Sek Medan Timur.‬

‪Yohannes mengungkapkan, aksi pencurian di rumah tersebut sudah dua kali terjadi. “Kejadian pertama bulan Juni 2015, para pelaku mencuri kabel-kabel yang ada di rumah. Tapi keluarga saat itu tidak buat laporan pengaduan ke polisi,” imbuhnya.‬

Kkanit Reskrim Polsek Medan Timur AKP Alexander Piliang yang dikonfirmasi wartawan mengatakan, pihaknya akan segera menindaklanjuti laporan korban. “Masih didalami laporannya dan sedang diselidiki siapa pelakunya,” ujar Alexander. (fir/sdf)

Feeds