Sedih, Anak Polisi yang Dibakar Temannya Menghadap Ilahi…

Ilustrasi berduka

Ilustrasi berduka

POJOKSATU.id, MEDAN-Masih ingat dengan dua bocah yang mengalami luka bakar serius, JCS (11) siswa kelas VI dan MP (9) siswa kelas II SD II 010185 Kecamatan Lima Puluh, Kabupaten Batubara, Sumatera Utara (Sumut). Keduanya dibakar teman sekolahnya JS dan RA lantaran gara-gara masalah sepele.

Kini, JCS yang sempat dirujuk dan dirawat ke RS Bhayangkara Medan telah menghembuskan nafas terakhirnya, Senin (19/10/2015) dinihari. Anak dari Kanit Sabhara Polsek Limapuluh Kabupaten Batubara, Iptu AM Sitorus ini menderita luka bakar hampir 80 persen pada bagian punggung, kaki, tangan dan wajah.

Sedangkan, MP belum diketahui kondisinya karena dirawat di Klinik Indrapura, Kabupaten Batubara, Sumut.

“Iya sudah meninggal pagi tadi (kemarin) kira-kira jam 02.40 WIB, sempat juga dibawa ke ruang ICU,” kata salah seorang perawat di rumah sakit tersebut yang enggan diketahui identitasnya.

Menurut perawat yang mengenakan seragam serba putih dengan jilbab hitam ini, JCS tewas karena kondisi HBnya (Hemoglobin) rendah. “Subuh tadi dibawa keluarganya ke rumah duka di Batubara,” ucap perawat tersebut.

Ditambahkannya, JCS dirawat selama 9 hari dan ditempatkan di ruang Labuhan Batu.

Sementara itu, Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Medan AKBP Farid Amansyah yang sempat dikonfirmasi wartawan semula mengelak dan membantah. “Sudah membaik dan diawasi,” katanya.

Namun, belakangan Farid mengakui jika JCS telah tiada. “Benar, korban meninggal subuh tadi. Awalnya kan sempat dirawat di ICU,” ucapnya.

Farid menjelaskan, setelah sempat dirawat di ICU, JCS kemudian dibawa ke ruang perawatan. “Memang kondisinya sempat membaik. Namun, luka bakarnya sudah 50 persen jadi menimbulkan komplikasi, antara lain adalah pendarahan di saluran pencernaan,” pungkasnya.

Sebagimana diketahui, JCS dan MP dibakar teman sekolahnya sendiri, JS dan RA. Akibatnya korban mengalami luka bakar disekujur tubuhnya.

Menurut Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Helfi Assegaf, peristiwa itu terjadi saat kejadian kedua korban sedang bermain ikan laga di kantin sekolah, Selasa (6/10/2015) lalu sekira pukul 14.30 WIB. Tiba-tiba JS dan RA datang dan bertanya. Namun, keduanya dicueki.

“Tiba-tiba saja JS menyiramkan jerigen berisi minyak tanah ke tubuh JCS dan MP, entah dari mana jerigen minyak tanah itu diambil JS,” terang Helfi.

‪JS lalu menyulut kayu dengan mancis lalu melemparkannya ke arah kedua korban. Api langsung menyambar dan langsung membesar. Kedua korban pun menjerit-jerit kesakitan. Untungnya segera ditolong oleh pemilik kantin dan guru.‬

‪”JCS mengalami luka bakar di sekujur tubuhnya dan MP mengalami luka bakar pada kedua kaki, telapak tangan kiri, pipi kiri, dan rambut terbakar. JCS dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara, Tebing Tinggi dan dirujuk ke RS Bhayangkara Medan. Sedangkan MP dirawat di Klinik Indrapura,” tambahnya. (fir/sdf)

Feeds

Resmi Menjanda Lagi, Musdalifah Bersyukur

POJOKSUMUT.com, MUZDALIFAH harus menerima kenyataan kembali berstatus janda. Pun demikian, dia mengaku bersyukur setelahPengadilan Agama Tangerang telah mencabut status pernikahannya …

Babak I : PSMS Vs Persita : 0-0

Dua menit kemudian, gelandang serang Persita Henry Rivaldi kembali lolos dari kawalan pemain PSMS, mampu melepaskan tendangan keras namun melenceng …