Ini Baru Sedih, Baru 3 Hari Nyicil Honda Beat, Dibegal

Ilustrasi begal

Ilustrasi begal

POJOKSATU.id, MEDAN-Sungguh naas nasib Sulaiman Siahaan (40), penduduk Jalan Medan-Binjai KM 14, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

Pasalnya, baru tiga hari merasakan sepeda motor Honda Beat baru yang dikreditnya ternyata sudah dirampas kawanan begal saat melintas di kawasan Jalan Gagak Hitam/Ringroad, Kecamatan Medan Sunggal, Selasa (20/10/2015) malam.

Menurut pengakuan Sulaiman saat membuat laporan di kantor Polsek Medan Sunggal Rabu (21/10/2015), awalnya ia baru saja berkunjung ke rumah temannya di kawasan Jalan Gagak Hitam Selasa sore hingga malam. Karena telah larut malam Sulaiman pun beranjak pulang ke rumahnya di kawasan Jalan Medan-Binjai KM 14.

Namun, setelah jalan sekitar 1 Km, Sulaiman yang sendirian mengendarai sepeda motor barunya dipepet empat pria berkendara matik. Selanjutnya, salah seorang pelaku yang duduk di boncengan tiba-tiba menendang sepeda motornya.

“Pas di Jalan Gagak Hitam, aku dipepet 4 orang pemuda yang mengendarai dua sepeda motor jenis matik saling berbocengan,” ujar Sulaiman.

Seketika, kata Sulaiman, ia pun langsung hilang keseimbangan hingga tersungkur ke aspal dan terpisah dari kendaraan roda duanya. Ketika terjatuh, salah seorang pelaku yang melihat kesempatan itu dan dibonceng langsung berusaha mengambil sepeda motor korban dan melarikannya.

“Padahal, baru tiga hari aku kredit. Plat nomor kendaraannya pun belum dipasang,” tuturnya.

Melihat sepeda motornya hendak dilarikan salah seorang pelaku begal itu, korban berusaha mengambilnya kembali. Namun, pelaku lainnya langsung menghadang dan mengancamnya menggunakan sebilah pisau.

“Sempat juga aku berkelahi sama pelaku yang menghadangku. Tapi, rekannya (pelaku) langsung mengeluarkan pisau dan menyerangku,” katanya.

Tak mau mati konyol, korban pun memilih kabur dan meninggalkan sepeda motor barunya itu. “Lari lah aku, soalnya pelaku lain mencegatku dan mengancam pakai pisau,” tuturnya.

Tanpa membuang waktu, pelaku yang melihat korban pergi langsung tancap gas ke arah Jalan Asrama, Kecamatan Medan Helvetia. Sementara korban ditolong warga setempat dan pengendara yang melintas. Korban pun pulang ke rumah dan menjelaskan kepada keluarganya. Korban kemudian disarankan untuk membuat laporan pengaduan.

Kepala Unit (Kanit) Reskrim Polsek Medan Sunggal Iptu Nur Istiono yang dikonfirmasi wartawan mengaku baru menerima laporan korban. Sejauh ini, keterangan korban masih didalami.

“Anggota sudah cek TKP (tempat kejadian perkara) untuk mengetahui kronologis kejadian dan siapa pelakunya, kata Nur singkat melalui ponselnya. (fir/sdf)

Feeds