Waduh, Tiga Mahasiswi Asal Malaysia Dirampok dan Disekap

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKSATU.id, MEDAN- Nafanita Naidu (19) dan dua temannya berinisial A (19) dan I (19), mahasiswi asal Malaysia yang kuliah di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Sumatera Utara (USU), menjadi korban perampokan.

Bahkan, kabar yang diterima korban sempat disekap beberapa jam di kawasan Saentis, Percut Sei Tuan, Deli Serdang, Sumatera Utara, hingga akhirnya ditemukan warga sekitar.

Menurut keterangan yang diperoleh dari kepolisian Selasa (20/10/2015), perampokan tersebut terjadi pada Minggu (12/10/2015) dinihari hari lalu.

Awalnya, ketiga korban yang baru saja pulang nongkrong dari Merdeka Walk hendak pulang ke tempat tinggalnya di kawasan Jalan Setiabudi, Residence Tasbih, Medan. Ketiganya menumpangi becak motor yang dikendarai pelaku berinisial MS (27) dari kawasan Lapangan Merdeka Medan, Sabtu (11/10) tengah malam sekira pukul 23.00 WIB

Dalam perjalanan, korban yang tengah asyik mengobrol dengan logat Malaysia yang masih kental, dibawa pelaku MS ke kawasan Saentis, Percut Sei Tuan. Sesampainya di perkebunan kelapa sawit, Pondok Rowo, Saentis, ketiganya tersadar dan kebingungan.

Korban pun menanyakan kepada pelaku di mana posisinya berada. Namun, pelaku yang turun dari kendaraannya langsung menodongkan pisau ke arah Nafanita. Selanjutnya, pelaku mengancam akan membunuhnya jika berani melawan.

Kedua rekan korban yang melihatnya tak berani berbuat apa-apa, hingga akhirnya dibawa pelaku ke semak-semak dan disekap. Awalnya, korban sempat menolak menyerahkan barang berharganya. Namun, pelaku yang mengancam akan memperkosanya membuat korban takut dan pasrah.

Sebanyak tiga unit ponsel dan uang jutaan rupiah milik korban dirampas pelaku. Setelah itu, pelaku pergi dan meninggalkan tiga mahasisiwi asal Malaysia ini. Beruntung, korban ditemukan warga sekitar dan kemudian diserahkan kepada pihak Polresta Medan. (fir/sdf)

Feeds