Breaking News, Sadis! Kakek-Nenek dan Cucunya Digorok di Medan Selayang

Petugas Polresta Medan melakukan penyelidikan di rumah pengusaha asal Aceh Muchtar Yakub (62) yang dibunuh bersama istri dan cucunya. | foto: fir/pojoksatu.id

Petugas Polresta Medan melakukan penyelidikan di rumah pengusaha asal Aceh Muchtar Yakub (62) yang dibunuh bersama istri dan cucunya. | foto: fir/pojoksatu.id

POJOKSATU.id, MEDAN- Seorang kakek bernama Muchtar Yakub (62), yang diketahui pengusaha asal Aceh yang tinggal di Medan, ditemukan tewas mengenaskan di rumahnya Jalan Sei Padang No. 143, Lingkungan V Kelurahan Padang Bulan Selayang I, Kecamatan Medan Selayang, Jumat (23/10/2015) siang.

Yakub ditemukan tewas bersama istri, Yati (60) dan seorang cucunya bernama Andika (7).

Menurut informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, ketiganya ditemukan dalam kondisi mengenaskan di dalam rumah, dengan luka bacokan di leher dan anggota tubuh lainnya. Bahkan, leher korban nyaris putus dibacok pelaku yang belum diketahui identitasnya.

Kepala Lingkungan (Kepling) V Kelurahan Padang Bulan Selayang I, Kecamatan Medan Selayang, Gibson Tampubolon menyebut, Yakub dan istrinya ditemukan tergeletak bersimbah darah di ruang belakang dekat kamar tamu. Sedangkan cucunya di dalam kamar mandi.

“Saya enggak sanggup melihatnya karena kondisinya mengenaskan dan  darah berceceran di mana-mana,” ungkap Gibson kepada pojoksatu.id di lokasi.

Ia menuturkan, ketiga korban ditemukan pertama kali oleh menantunya yang datang ke rumah. Ketika masuk ke dalam, menantunya terkejut melihat darah berceceran. Setelah dicari tahu, ternyata dia mendapati mertua, istri dan keponakannya telah meregang nyawa.

“Menantunya yang laki-laki langsung teriak keluar rumah minta tolong. Dibilang dia, mertuanya mati karena dibunuh,” jelas Gibson.

Petugas kepolisian dari Polsek Medan Sunggal dan Polresta Medan yang turun ke lokasi masih melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara). Hingga kini, polisi masih menyelidiki pelaku dan motif tewasnya pengusaha asal Aceh bersama istri dan cucunya tersebut. (fir/sdf)

Feeds