Pria Tionghoa Siantar Nyaris Dibakar Massa di Multatuli

Abun (kanan) jauh-jauh dari Siantar untuk mencuri di Multatuli. | foto: fir/pojoksatu.id

Abun (kanan) jauh-jauh dari Siantar untuk mencuri di Multatuli. | foto: fir/pojoksatu.id

POJOKSATU.id, MEDAN-Abun alias Husin (41) asal Siantar, nyaris dibakar hidup-hidup oleh massa di kawasan perkantoran Komplek Multatuli Indah Blok CC, Jalan Multatuli Kelurahan Hamdan, Kecamatan Medan Maimun, Jumat (23/10/2015) siang sekira pukul 11.00 WIB.

Pasalnya, pria keturunan Tionghoa (Cina) ini tertangkap basah mencuri Ipad milik salah seorang pegawai kantor di komplek tersebut.

Akibatnya, Abun menjadi bulan-bulan warga setempat hingga wajahnya berlumuran darah. Bahkan, Abun hendak dibakar massa yang geram.

Menurut informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, semula Abun berada di dalam salah satu kantor di Blok CC. Dengan berpakaian rapi mengenakan batik merah seperti pekerja kantoran, dia mengaku hendak bertemu koleganya.

Abun yang duduk di ruang tunggu kemudian meminta pegawai resepsionis (penerima tamu) berinisial AA untuk memanggil rekannya Herman. Secara kebetulan, ada pula karyawan kantor bernama Herman.

Selanjutnya, AA yang juga warga keturunan Cina inipun memanggil pegawai kantor yang disebut pelaku. Korban lalu meninggalkan meja kerjanya dengan kondisi Ipad sedang tercas.

Pelaku yang melihat kesempatan, tak menyia-nyiakannya. Dia langsung mengambil Ipad korban dan pergi keluar kantor. Namun sial, pelaku yang baru saja pergi dan hendak kabur langsung diteriaki maling korban. Pasalnya, korban mendapati Ipad-nya tak berada lagi di meja kerja.

Teriakan korban pun terdengar warga setempat dan puluhan orang yang berada di komplek. Mereka kemudian menangkap Abun. Benar saja, ketika diamankan pelaku kedapatan memegang Ipad milik korban.

Tanpa basa-basi, puluhan orang langsung mendaratkan pukulan dan tendangan ke tubuh pelaku. Bahkan, massa yang kesal menghajar pelaku menggunakan benda tumpul seperti kayu dan batu.

Massa yang sudah tersulut emosi pun hendak membakar Abun. Beruntung, petugas satpam komplek yang melihat kejadian itu langsung mengamankan pelaku. Dalam kondisi babak belur dan wajah berlumuran darah, pelaku dibawa ke pos satpam.

“Tadi dia datang ke kantor itu, terus ngambil Ipad pegawai. Enggak lama, dia keluar dan diteriaki maling. Itulah dipukuli massa dan langsung kami amankan ke pos,” kata salah seorang satpam komplek bernama Sabaruddin.

Menurutnya, pelaku pencurian tersebut bermodus sebagai pekerja kantoran. “Modusnya berpenampilan rapi, pakai batik. Tapi rupanya dia maling,” sebut Sabaruddin.

Setelah hampir setengah jam diamankan di pos satpam, Abun pun dibawa petugas Polsek Medan Kota yang datang. Pelaku selanjutnya dimasukkan ke dalam mobil Avanza hitam BL 8372 DD untuk dibawa ke kantor polisi. (fir/sdf)

Feeds

Resmi Menjanda Lagi, Musdalifah Bersyukur

POJOKSUMUT.com, MUZDALIFAH harus menerima kenyataan kembali berstatus janda. Pun demikian, dia mengaku bersyukur setelahPengadilan Agama Tangerang telah mencabut status pernikahannya …

Babak I : PSMS Vs Persita : 0-0

Dua menit kemudian, gelandang serang Persita Henry Rivaldi kembali lolos dari kawalan pemain PSMS, mampu melepaskan tendangan keras namun melenceng …