Tiga Pembunuh Sekeluarga Ngaku Terbelit Utang

image

Pembunuh sekeluarga saat ditampilkan di Polresta Medan. Foto fir/pojoksatu.id

POJOKSATU. Id, MEDAN-Tiga pelaku pembunuhan sekeluarga, kakek, nenek dan cucunya, mengaku nekat membunuh ketiganya karena terbelit utang. Para pelaku pun gelap mata hingga akhirnya menghabisinya korban dengan cara sadis.

“Banyak utang kami, makanya terpaksa. Sebenarnya kami hanya ingin mencuri saja, tapi entah kenapa Rori dan Lanang (Nanang) malah membunuh,” aku Yoga (19), salah seorang pelaku yang dihadirkan dalam pemaparan kasus di Polresta Medan, Minggu (25/10/2015) sore.

Menurut Yoga, apabila berhasil mengambil barang berharga korban, selanjutnya dijual dan hasilnya dibagi tiga untuk membayar utang. Namun, berapa besar utangnya dan kepada siapa saja, Yoga tak bersedia membuka mulut.

“Pokoknya kami hanya ingin bayar utang,” dalihnya saat digiring petugas ke dalam sel tahanan.

Sebelumnya, Yoga sempat menyebut nekat membunuh korban karena merasa sakit hati. Dia mengaku pernah meminta kayu kepada korban untuk memperbaiki kandang ayamnya tetapi tak diberikan.

“Seminggu yang lalu, pernah kami minta kayu tetapi tak dikasih. Kami ingin memperbaiki kandang ayam di rumah tetapi tak dikasih,” ujar Yoga.

Ia menyebut, korban yang pertama kali dibunuh adalah Nurhayati. Kemudian, Mukhtar dan terakhir Diika.

“Bukan aku yang bunuh, aku hanya lihat aja. Si Lanang (Nanang) sama Rori yang bunuh,” ucapnya. (fir/sdf)

Feeds