Keluarga Korban Hercules C-130 Berharap Pemerintah Peduli

Personel TNI AU mengangkat peti jenazah korban Hercules C-130 yang belum teridentifikasi untuk dimakamkan Kamis (29/10/2015). | Foto: fir/pojoksatu.id

Personel TNI AU mengangkat peti jenazah korban Hercules C-130 yang belum teridentifikasi untuk dimakamkan Kamis (29/10/2015). | Foto: fir/pojoksatu.id

POJOKSATU.id, MEDAN-Keluarga korban pesawat Hercules C-130 yang belum teridentifikasi memang telah ikhlas anggota keluarganya dikuburkan secara massal di di Pemakaman Massal TNI AU Lanud Soewondo Medan, Jalan Adi Sucipto, Kamis (29/10/2015). Akan tetapi, keluarga yang ditinggalkan masih butuh biaya untuk masa depannya.

Winda, adik dari Diah Catur Chairani (39) yang juga korban belum teridentifikasi mengaku sedikit kecewa, meski akhirnya mengikhlaskan jenazah kakaknya dikuburkan secara massal.

“Kakak saya itu pekerja BS Oukup dan sudah 5 tahun. Kepergiannya meninggalkan tiga orang anak yang masih perlu dibiayai,” kata Winda dengan mata yang sembab saat diwawancarai disela-sela proses pemakaman.

Ia menyebut, keluarganya hanya mendapat bantuan dari beberapa kalangan saja seperti tempat kakaknya bekerja dan Budha Suci. Sementara dari pemerintah atau instansi terkait tidak ada.

“Harapan saya, ya pemerintah peduli dengan nasib dan masa depan anak-anak kakak saya,” tuturnya.

Dikatakan Winda, selama proses identifikasi dirinya sering aktif mencari informasi mengenai jenazah kakaknya. “Sejak awal peristiwa itu saya yang terus mencari tahu. Saya yang sering datang dan telepon, bahkan seminggu sekali,” ucapnya. (fir/sdf)

Feeds