Total Korban Hercules C-130 Sebanyak 131 Orang

Personel TNI AU mengangkat peti jenazah korban Hercules C-130 yang belum teridentifikasi untuk dimakamkan Kamis (29/10/2015). | Foto: fir/pojoksatu.id

Personel TNI AU mengangkat peti jenazah korban Hercules C-130 yang belum teridentifikasi untuk dimakamkan Kamis (29/10/2015). | Foto: fir/pojoksatu.id

POJOKSATU.id, MEDAN-Tim DVI Polda Sumut dan pihak TNI AU Lanud Soewondo Medan akhirnya menghentikan proses identifikasi korban pesawat Hercules C-130, yang jatuh di Oukup BS Jalan Jamin Ginting Medan pada 30 Juni lalu.

Penghentian proses identifikasi yang dilakukan selama 4 bulan, diakhiri dengan melakukan pemakaman massal terhadap korban yang belum teridentifikasi.

Sebanyak 7 korban yang belum teridentifikasi tersebut, dimakamkan secara massal di Pemakaman Massal TNI AU Lanud Soewondo Medan, Jalan Adi Sucipto, Kamis (29/10/2015). Jenazah korban berupa potongan tubuh yang tidak utuh, dimasukkan dalam 7 peti berwarna coklat dan dikuburkan pada satu liang dengan panjang sekitar 20 meter dan lebar 2 meter.

Ketua Tim DVI Polda Sumut Komisaris Besar Polisi Setyo P mengungkapkan, dari hasil proses identifikasi selama 4 bulan dinyatakan korban insiden itu sebanyak 131 orang. Jumlah itu terdiri dari 122 kru dan penumpang pesawat serta 9 masyarkat sekitar.

“Korban jiwa yakni 12 kru pesawat, 110 penumpang (20 anggota TNI AU, 6 TNI AD dan 84 sipil) serta 9 masyarakat umum yang terkena dampak,” ungkap Setyo usai proses pemakaman massal.

Dijelaskannya, dari total 131 korban meninggal, yang sudah teridentifikasi sebanyak 124 jenazah (117 kru/ penumpang dan 7 masyarakat sekitar) sedangkan sisanya 7 (5 kru/penumpang dan 2 masyarakat sekitar) lagi belum teridentifikasi.

“Jumlah kantung jenazah yang dievakuasi sebanyak 152, ditambah 1 kantung berisi bukan bagian tubuh manusia,” terang Kepala Bidang Dokter dan Kesehatan (Kabid Dokkes) Polda Sumut ini. (fir/sdf)

Feeds