Gerebek Kawasan Mangkubumi, Polisi Diserang Warga

image

Ket: Petugas Satuan Reserse Narkoba Polresta Medan mengangkat sejumlah barang bukti mesin judi jackpot, saat menggerebek rumah penduduk kawasan Jalan Mangkubumi, Kelurahan Hamdan, Kecamatan Medan Maimun, Jumat (30/10/2015) sore. Dalam penggerebekan itu, petugas mendapat perlawanan lantaran diserang warga. (fir)

POJOKSATU.id,MEDAN-Petugas Satuan Reserse Narkoba Polresta Medan kembali menggerebek kawasan rumah penduduk di Jalan Mangkubumi Kelurahan Hamdan, Medan Maimun, Jumat (30/10) sore sekira pukul 16.00 WIB.

Alhasil, petugas menangkap sebelas orang, sembilan pria dan dua wanita yang diduga terlibat peredaran narkoba serta perjudian.

Selain menangkap sejumlah orang, petugas juga mengamankan beberapa paket sabu-sabu dan alat pakainya, puluhan mesin judi jackpot serta ratusan koin.

Namun, dalam penggerebekan itu petugas tak mudah mengamankan sejumlah orang tersebut. Pasalnya, mereka yang diamankan melakukan perlawanan kepada petugas dengan melempari batu dan benda tumpul.

Informasinya yang dihimpun di lokasi, semula petugas menggerebek kawasan penduduk di dekat pinggiran aliran Sungai Deli.

Disaat masuk ke gang-gang kecil dan hendak menangkap sekelompok pria yang merupakan pengedar narkoba, petugas langsung diserang dengan dilempari batu serta kayu.

Mendapat perlawanan, petugas pun memberikan tembakan peringatan beberapa kali ke udara. Akibatnya, sekelompok pria itu lari berhamburan. Tak mau targetnya kabur, petugas mengejarnya dan menangkap lima orang pria. Namun, beberapa orang berhasil kabur.

Sementara, sejumlah petugas lainnya yang juga menggerebek di lokasi berjarak tiga gang berhasil mengamankan enam orang, terdiri dari empat pria dan dua wanita.

Keenamnya diciduk dari tiga rumah karena tertangkap sedang bermain judi jackpot dan menghisap sabu-sabu.
Selanjutnya, petugas membawa belasan pria dan wanita tersebut ke dalam truk untuk diboyong ke Mako Polresta Medan.

Begitu juga barang buktinya.
Rian, salah seorang yang diamankan petugas berdalih tidak terlibat peredaran narkoba dan perjudian. Padahal, pria berkaos hitam ini jelas-jelas tertangkap basah petugas sedang bermain judi jackpot.

“Aku enggak ikut-ikutan pak, cuma ngantar kawan aja. Itulah kawanku kabur duluan,” kilah Rian ketika ditanya petugas.

Berbeda dengan seorang pria lainnya yang mengaku bernama Gunalim. Dia tak menampik kalau dirinya adalah pengedar narkoba.

“Sudah 6 bulan saya mengedar sabu-sabu, mau gimana lagi kerjaan enggak ada,” ucap Gunalim yang kemudian dimasukkan petugas ke dalam truk.

Kepala Satuan Reserse Narkoba Polresta Medan Kompol Wahyudi yang dikonfirmasi wartawan menyebutkan, pihaknya masih memeriksa belasan orang yang diamankan. Sejauh ini, mereka sedang dimintai keterangannya oleh penyidik.

“Mereka baru diamankan, jadi masih diperiksa penyidik. Kita belum tahu, apakah mereka ini pengedar, pemakai atau pemain judi jackpot. Jadi, bila terbukti tentunya akan kita tahan dan proses sesuai hukum yang berlaku,” kata Wahyudi. (fir/sdf)

Feeds