Kenal di Facebook, ABG di Medan Timur Dipaksa Nyabu Lalu Diperkosa

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKSATU.id, MEDAN-Lagi-lagi berawal dari media jejaring sosial Facebook, aksi pencabulan anak di bawah umur kembali terjadi. Kali ini terjadi pada seorang gadis ABG, Melati (nama samaran) pendudud Jalan Madios Santosa Kecamatan Medan Timur.

Gadis berusia 15 tahun ini diperkosa oleh teman lelakinya, MIS (17), di semak-semak kawasan Tol H Anif Desa Sampali Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Kamis (29/10/2015) petang. Mirisnya, sebelum dicabuli korban dipaksa mengisap sabu-sabu terlebih dahulu oleh pelaku.

Beruntung, aksi pemerkosaan itu diketahui warga sekitar yang kemudian mengamankan pelaku dan korban. Pelaku pun nyaris dihajar. Namun, sebagian warga lagi berusaha menenangkan dan mengaraknya ke Polsek Percut Sei Tuan.

Aksi bejat ini bermula ketika pelaku mengajak Melati bertemu, tak jauh dari kediaman korban. Pelaku berkomunikasi kepada korban via Facebook

“Awalnya kami kenalan di Facebook. Lalu, kami akrab dan sering chating. Terus, sorenya dia ngajak ketemu dan jalan-jalan naik motornya,” kata Melati saat diwawancarai.

Usai berkeliling mengenderai sepeda motor, pelaku yang merupakan warga Jalan Perjuangan Kecamatan Medan Perjuangan tiba-tiba memberhentikan laju kendaraannya di dekat semak-semak dekat kawasan Tol H Anif Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan.

“Pas berhenti, rupanya dia mengajak ke semak-semak yang sunyi. Aku dipaksa ngisap sabu-sabu, kalau enggak mau aku diancamnya mau dipukul. Setelah ngisap, aku diperkosanya,” ungkap Melati.

Saat awal diperkosa, korban sempat melawan dan berteriak. Namun, karena kalah tenaga korban pun pasrah. Akan tetapi, teriakan korban sempat didengar warga dan pengendara. Warga yang mendengar itu kemudian memergoki perbuatan mesum pelaku.

Warga pun mengamankan pelaku. Sebagian warga yang kesal nyaris menghakiminya. Namun, warga lainnya langsung membawa pelaku dan korban ke Mako Polsek Percut Sei Tuan, di Jalan Letda Sujono, Medan.

Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Rudi Silaen yang dikonfirmasi membenarkan pihaknya telah mengamankan pelaku dan korban. Rudi menyebut pihaknya sedang memproses hukum pelaku. “Sudah kita amankan dari warga, sejauh ini masih dilakukan pemeriksaan oleh penyidik,” kata Rudi.

Ia menambahkan, akibat perbuatannya tersangka MIS dijerat UU Perlindungan Anak Nomor 35 Tahun 2014 Pasal 81 dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. (fir/sdf)

Feeds