Begal Bermobil di Fly Over Brayan Kembali Beraksi, Ketua OKP Jadi Korban

image

Ilustrasi

POJOKSATU.id,MEDAN-Komplotan begal bermobil kembali beraksi.

Sebelimnya seorang buruh pabrik beton Kawasan Industri Medan (KIM) III, Fauzan Azip (21) menjadi korban pada dua pekan lalu, Minggu (18/10/2015) dinihari.

Kini, giliran salah satu Ketua Organisasi Kepemudaan (OKP) Kel. Pulo Brayan Kota Kec. Medan Barat, Muhammad Faisal (38) jadi korban.

Penduduk Jalan Budi Kemenangan Kel. Pulo Brayan Kota Kec. Medan Barat ini, dirampok oleh komplotan begal yang diduga kuat pelaku yang sama, Minggu (2/11/2015) dinihari sekira pukul 03.00 WIB. Akibatnya, sepeda motor Yamaha Vixion berwarna merah putih BK 2442 AHF miliknya, dibawa kabur pelaku yang jumlahnya bertambah menjadi 6 orang.

Menurut informasi yang diperoleh menyebutkan Senin (2/11/2015), saat itu korban baru saja mengantar pulang temannya di kawasan Jalan Veteran Medan.

Selanjutnya, korban pun pulang ke rumahnya melewati Jembatan Layang Brayan dengan kecepatan tinggi.

Namun sial, ketika melintas diujung  fly over itu tiba-tiba satu unit mobil warna hitam mirip Avanza yang diduga berisi 6 pria, memepet korban sambil menyuruhnya untuk berhenti ke pinggir jalan.

“Padahal, uda mau lewat jembatan tapi pas sampe ujung jalan mereka memepet dan memalang kendaraanku. Ya, terpaksa aku berhenti. Setelah itu, 4 orang langsung turun dan datangi aku,” ungkap Faisal.

Saat mendatangi korban, pelaku tak banyak bicara. Salah seorang diantaranya, langsung menempelkan senjata api yang diduga jenis FN ke tubuh korban sembari meminta kunci kendaraannya. Tak mau mati konyol, korban pun menyerahkannya.

“Setelah kuncinya aku kasih, mereka langsung merampas sepeda motorku. Selanjutnya pergi dan meninggalkanku,” ucap Faisal.

Ia menuturkan, setelah sepeda motornya dirampas pelaku, mau tidak mau dirinya pulang berjalan kaki.

“Itulah besoknya (hari ini, Red) aku minta tolong sama kawanku untuk mengantarkan ke kantor polisi (Polsek Medan Barat untuk melaporkan kejadian itu. Aku berharap polisi segera menangkap pelakunya. Cukup aku yang menjadi korban, jangan sampai ada korban lagi,” sebutnya. (fir/sdf)

Feeds