Ini Pra Rekontruksi Pembunuhan Sadis di Medan Selayang

image

POJOKSATU.id,MEDAN-Satuan Reskrim Polresta Medan menggelar pra rekonstruksi pembunuhan terhadap kakek-nenek dan cucunya yang dibunuh secara sadis di Medan Selayang beberapa waktu lalu.

Prarekonstruksi tersebut digelar di lokasi pembunuhan yang merupakan tempat tinggal ketiga korban, Jalan Sei Padang No. 143 Lingkungan V Kelurahan Padang Bulan Selayang I, Kecamatan Medan Selayang, Senin (2/11/2015) siang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, reka ulang pembunuhan itu dilakukan sekira pukul 14.30 WIB. Ketiga pelaku dihadirkan petugas dengan pengawalan super ketat.

Pelaku dibawa petugas dengan menggunakan mobil Avanza hitam BK 1699 SB. Kendaraan yang ditumpangi pelaku dikawal dua mobil di depannya Avanza putih dan Honda Jazz hitam. Selain itu, sejumlah petugas yang mengendarai sepeda motor trail turut mengawal di belakangnya.

Kepala Unit Pidana Umum (Kanit Pidum) Satuan Reskrim Polresta Medan Ajun Komisaris Polisi Bayu Samara Putra mengatakan, prarekonstruksi ini digelar untuk memperjelas perbuatan yang dilakukan pelaku dan sekaligus melengkapi berita acara pemeriksaan (BAP)

“Masih berlangsung prarekonnya. Ini dilakukan untuk melengkapi BAP yang akan dikirim ke jaksa,” ujarnya.

Warga Banjiri Lokasi

Sementara itu, warga yang mengetahui pra rekonstruksi tersebut, membanjiri lokasi. Puluhan orang yang merupakan warga setempat terus berdatangan.

Disaat pelaku datang, warga langsung kompak meneriaki ke arahnya. Bahkan, beberapa warga berusaha mendekati kendaraan yang ditumpangi pelaku. Akibatnya, petugas kepolisian sedikit kewalahan. Karena itu, petugas pun melarang warga untuk mendekat.

Sebelumnya, pelaku pembunuhan Mukhtar Yakub (70), pengusaha asal Aceh yang ditemukan tewas bersimbah darah bersama istrinya Nurhayati alias Yati (67) dan seorang cucunya Andika (7) di rumahnya, ditangkap polisi saat bersembunyi di tempat keluarganya kawasan Jalan Seser Kecamatan Medan Tembung, sehari setelah kejadian, Sabtu (24/10/2015) lalu.

Pelaku adalah tiga orang pria, yakni Rori (23), Yoga (20) dan Lanang. Rori dan Lanang dihadiahi timas panas pada bagian kakinya karena berusaha kabur ketika ditangkap polisi. Ketiga merupakan abang-beradik dan sepupu, anak dari pembantu korban. (fir/sdf)

Feeds