Bandar Narkoba 20 Miliar di Depan Markas Kodam 1/BB Pendiam

Petugas Satuan Reserse Narkoba Polresta Medan menunjukkan barang bukti sabu-sabu dan ekstasi asal Tiongkok senilai 20 miliar, yang diamankan dari dua bandar jaringan internasional, Selasa (3/11/2015). | Foto: fir/pojoksatu.id

Petugas Satuan Reserse Narkoba Polresta Medan menunjukkan barang bukti sabu-sabu dan ekstasi asal Tiongkok senilai 20 miliar, yang diamankan dari dua bandar jaringan internasional, Selasa (3/11/2015). | Foto: fir/pojoksatu.id

POJOKSATU.id, MEDAN-Penangkapan Tomi, pemuda yang tinggal di Komplek Taman Perwira Indah, Jalan Perwira/Medan-Binjai Kec. Medan Sunggal, menjadi perbincangan penduduk perumahan tersebut. Sebab, Tomi jarang bergaul selama dua tahun tinggal di komplek yang terletak seberang Markas Kodam I Bukit Barisan.

Menurut salah seorang warga setempat bernama Udin, setiap kali bertemu, Tomi hanya diam meskipun ditegur.‬

“Selama ini Tomi dan keluarganya tak pernah bergaul sehingga kurang mengenal karakternya. Tomi jarang menegur ataupun berbicara dengan tetangga, bila ketemu diam saja. Setahu saya, anaknya tinggi dan putih. Kalau keluar dari dalam mobil tidak pernah berbicara dan hanya diam. Kemudian, masuk ke dalam rumah,” ujar Udin, Selasa (3/11/2015).

Dikatakannya, Tomi tinggal di rumah berlantai dua itu bersama ibu dan ayah tirinya. Namun, warga tidak ada yang mengenal ayah tirinya lantaran tertutup. Bahkan, ayahnya tidak sering terlihat di Komplek Taman Perwira Indah.

“Ibunya namanya Eli, sedangkan ayah tirinya saya tidak kenal, tidak pernah menyapa masyarakat. Kata tetangga sini, lebih sering di Pekanbaru daripada di Medan,” ucapnya.

Warga lainnya Boru Harahap mengaku, Tomi dan ibunya Eli tidak pernah bermasalah hukum. Bahkan, selama ini tidak banyak kerabat yang datang bertamu.

“Kayaknya baik-baik aja. Memang ada orang di rumah cuma enggak nampak aktivitasnya, seperti rumah kosong saja. Paling kalau pagi anaknya suka hidupkan musik. Perilaku lain enggak ada yang aneh-aneh,” ujar Boru Harahap.

Sebelumnya, Tomi ditangkap petugas Satuan Reserse Narkoba Polresta Medan dari kawasan Jalan Ringroad Simpang Pondok Kelapa Kec. Medan Sunggal, Selasa siang. Penangkapan Tomi berdasarkan hasil pengembangan petugas setelah menciduk H, yang merupakan kurirnya.

Dari Tomi dan H, polisi menyita 12 kg sabu-sabu, 22 ribu butir pil ekstasi siap edar cap telepon serta jempol dan bahan-bahan ekstasi siap cetak seberat 4,5 kg atau jika dicetak sebanyak 15 ribu butir.

Narkoba senilai hampir 20 miliar itu, diamankan petugas saat menggeledah rumah Tomi di Komplek Taman Perwira Indah No. 22B, Jalan Perwira/Medan-Binjai Kec. Medan Sunggal. (fir/sdf)

Feeds

Resmi Menjanda Lagi, Musdalifah Bersyukur

POJOKSUMUT.com, MUZDALIFAH harus menerima kenyataan kembali berstatus janda. Pun demikian, dia mengaku bersyukur setelahPengadilan Agama Tangerang telah mencabut status pernikahannya …

Babak I : PSMS Vs Persita : 0-0

Dua menit kemudian, gelandang serang Persita Henry Rivaldi kembali lolos dari kawalan pemain PSMS, mampu melepaskan tendangan keras namun melenceng …