Cieeee, Anak Muda di Pajak USU Dipuji Nih Yee..

Dzulmi Eldin dan Akhyar Nasution di Pajak USU.

Dzulmi Eldin dan Akhyar Nasution di Pajak USU.

POJOKSATU.id, MEDAN-Dzulmi Eldin dan Akhyar Nasution kunjungi pajak USU (Pajus) di Jalan Jamin Ginting. Dalam kunjungannya, pasangan calon wali kota dan wakil wali kota nomor urut 1 ini melihat langsung aktivitas bisnis yang sebagian besar dilakukan oleh anak muda.

“Saya sudah berkeliling di Pajus, banyak sekali anak muda yang kreatif membuat dan mengelola usahanya. Ke depannya, tempat seperti ini menjadi satu wadah untuk mencetak entrepreneur handal. Mudah-mudahan bisa disinkronkan dengan program pemerintah nantinya,” kata Eldin didampingi Akhyar dan Direktur Pajus Edwin Ronaldo, Selasa (3/11/2015).

Eldin memaparkan, pemerintah ke depan akan memberikan ruang yang besar kepada para generasi muda untuk berkarya, dan berbuat banyak hal dalam pembangunan kota. “Kota Medan sangat membutuhkan generasi muda, dari tangan generasi muda kreatif pembangunan Kota Medan lebih berwarna,” ujarnya.

Dia juga menyebutkan, para pedagang di Pajus ini sangat hebat, meraka mampu membuat dagangannya di bawah harga pasar tanpa mengurangi kualitas. Inilah satu cara Pajus mudah dikenal oleh banyak kalangan. “Ini harus dipertahankan, bagaiaman mengelolanya. Tentu harus ada kekompakan dari sisi pelayanan dan harganya jangan terlalu bersaing,” sebutnya.

Dalam kunjungannya, Eldin dan Akhyar diserbu para pedagang dan pengunjung untuk foto bersama. Para pengunjung usia belia hingga separuh baya tak jarang menodong untuk foto bersama, ada juga yang selfie.

Mengenai Pajus ke depan, Akhyar meminta kepada pengelola untuk dilakukan penataan agar kesannya tidak kumuh dan pengunjung tidak sesak kalau masuk ke Pajus. Misalnya bila seluruh ditutup, maka dibuatlah rongga udara ke atas. Hal ini sebagai bagian untuk menciptakan rasa aman.

“Selanjutnya, jaga kebersihan, penataan dagangannya harus rapi serta sama-sama jaga keamanan dan ketentraman. Ini sebagai bagian untuk membuat pengunjung nyaman di Pajus,” sebutnya.

Edwin menyatakan, dalam waktu dekat Pajus ini akan dipindahkan ke tempat yang lebih baik lagi. Kalau saat ini ada 130 kios, di tempat yang baru disiapkan 150 kios. Kemudian tempatnya lebih strategis karena berdekatan dengan simpang Sumber USU. “Para pedagang sudah mau pindah, karena tempat yang sekarang sudah habis kontraknya. Sedangkan di tempat yang baru, kontraknya bisa lama sepanjang Pajus masih diminati,” sebutnya.

Dia menyampaikan, para pedagang ini  yang sebenarnya meminta kepada pengelola agar mendatangkan Dzulmi Eldin-Akhyar Nasution. Permintaan itu ketika pengelola memasangi spanduk-spanduk pasangan nomor urut 1 di Pajus. “Jadi saya yakin disini ada ratusan pedagang dan hampir 500 pekerja akan memilih Pak Eldin-Akhyar pada 9 Desember 2015,” ucapnya. (sdf)

Feeds