Jelang Piala Sudirman, PSMS Coret 5 Pemain

Tri Yudha Handoko (kanan) dicoret PSMS

Tri Yudha Handoko (kanan) dicoret PSMS

POJOKSATU.id, MEDAN- Kehadiran enam pemain jebolan tim nasional U-23 dan U-19 berdampak pada gemuknya skuad PSMS. Karena itu Pelatih PSMS, Suharto AD perlu merampingkan skuadnya. Lima pemain pun masuk daftar coret.

Mereka yang sudah tak lagi menjadi bagian skuad PSMS terhitung mulai, Selasa (3/11/2015) lalu antara lain Wijay, Tri Yudha Handoko, Syamsul Kamal, Safri Koto dan Jaya Hartono. Pencoretan kelima pemain tersebut menurut Suharto berdasar penilaian mulai dari Piala Kemerdekaan hingga saat ini.

“Performa mereka mulai menurun dan memang kualitas mereka sendiri yang menentukan nasib mereka. Setiap pemain ada promosi dan degradasi. Jadi saya juga berikan kesempatan kepada pemain-pemain promosi ini untuk bergabung ke PSMS,” ujar Pelatih PSMS, Suharto AD.

Memang Wijay dkk jarang mendapat kesempatan tampil mulai dari Piala Kemerdekaan lalu. Wijay contohnya, meskipun syarat pengalaman, Wijay yang menempati posisi yang sama dengan Legimin kalah bersaing. Di Piala Kemerdekaan, Wijay juga hanya tampil satu kali. Itupun sebagai pengganti. Begitu juga di laga-laga uji coba.

Begitu juga dengan Tri Yudha Handoko. Meskipun punya menit bermain yang lebih banyak dari Wijay, Yudha juga kalah bersaing. Padahal sebelum kedatangan Legimin, Yudha sempat dipercaya menjadi kapten. Pengalaman pahit ini bukan kali pertama dirasakan Yudha. Saat berkostum PSMS di musim 2012, dia juga masuk daftar coret.

Jaya Hartono tak terkecuali. Dia menjadi satu-satunya pemain TNI yang dicoret. Safri Koto pun hanya tampil sekali dengan durasi sekitar 20 menit di Piala Kemerdekaan. Kedatangan Ahmad Noviandani dan Wawan Febrianto yang punya posisi mirip dengan Safri otomatis mengubur peluang mantan pemain Bintang Jaya itu untuk menjadi pilihan utama.

Syamsul Kamal juga otomatis tergusur dengan masuknya bek sayap seperti Abduh Lestaluhu. Selama ini Syamsul juga kalah bersaing dengan Wiganda Pradika maupun Syaiful.

Di sisi lain enam pemain jebolan timnas U-23 dan U-19 sudah mendapat persetujuan dari Pelatih PSMS, Suharto AD untuk dikontrak. Manahati dkk akan menjadi bagian dari skuad Ayam Kinantan.

Ravi Murdianto (kiper), Manahati Lestusen (bek tengah), Abduh Lestaluhu (bek kiri), Wawan Febrianto (gelandang sayap), Ahmad Noviandani (gelandang sayap), Dimas Drajat (striker) sudah dua pekan berlatih di skuad PSMS. Mereka juga sudah diuji lewat tiga laga uji coba yakni lawan Medan Selection, PS Klumpang Putra dan Bintang Remaja Dairi.

“Lima keluar, otomatis enam pemain baru ini sudah resmi bergabung bersama PSMS. Masalah kontrak nanti manajemen yang mengaturnya,” kata Suharto.

Suharto memang tengah menyiapkan program jangka panjang dan jangka pendek untuk mempersiapkan PSMS lebih matang. Ia yakin dengan beberapa pemain yang memiliki kemauan dan kemampuan bisa membawa PSMS untuk persiapa Piala Jendral Sudirman nanti.

“Kalau teknik dan skillnya masih mumpuni. Mereka tinggal mengembalikan kondisi mereka kesesungguhnya,” kata Suharto.

Saat ini Suharto tengah mempersiapkan program jangka pendek dan jangka panjang. “Ini juga jenjangnya untuk persiapkan jangka pendek dan jangka panjang. Saya sudah menyiapkan program-program itu,” katanya.

Untuk jangka pendeknya, skuad PSMS yang nantinya akan mengisi skuad PS TNI seluruhnya dengan Suharto AD sebagai pelatihnya. Termasuk manajemen.

Manajemen sendiri belum membeberkan kapan enam pemain jebolan timnas itu akan dikontrak. Namun yang perlu diperhatikan, keenam pemain itu ada beberapa yang masih terikat kontrak dengan klub lamanya. (sdf)

Feeds