Tersangka Korupsi SMK Binaan Pemprovsu Ditahan Pekan Depan

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKSATU.id, MEDAN – Setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi peralatan praktik di SMKN Binaan Provsu yakni Kepala Sekolah M Rais dan Kepala Bagian (Kabag) Tata Usaha, Riswan akan menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan, Kamis (12/11/2015) mendatang.

Tidak hanya diperiksa, kedua tersangka tersebut berpotensi ditahan usai diperiksa. Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasipidsus) Kejari Medan, Haris Hasbullah mengatakan, kemungkinan akan dilakukan penahan karena M Rais merupakan Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) sedangkan Riswan sebagai Panitia Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK).

“Jadi kami akan melakukan panggilan kepada keduanya sebagai tersangka Kamis (12/11) depan. Dan bisa saja usai pemeriksaan, keduanya akan langsung ditahan,” kata Haris, Rabu (4/11/2015).

Pemanggilan tersebut menurutnya untuk mendengarkan keterangan keduanya terkait penggunaan anggaran sebanyak Rp11,5 miliar itu. Termasuk mencapatkan keterangan untuk mencari bukti baru untuk menjerat pihak lain yang diduga terlibat untuk selanjutnya ditetapkan sebagai tersangka.

“Ya, untuk menjerat pihak lain sebagai tersangka, kami butuh dua alat bukti saja dan sampai saat ini kami masih melakukan penyelidikan, termasuk kemungkinan keterlibatan kadis (Kepala Dinas Pendidikan Sumut Masri),” ucapnya.

Untuk kasus dugaan korupsi ini, Haris mengatakan, negara diperkirakan mengalami kerugian sebesar Rp4,6 miliar. Sedangkan untuk keterlibatan M Rais, menurutnya, keterlibatannya jelas karena sebagai KPA.

Kendati sebagai bawahan yang melaksanakan perintah dari atasan, status tersangka tidak akan disematkan padanya kalau jeli melihat potensi terjadinya korupsi pada pengadaan alat praktik tersebut. (sah/sdf)

 

Feeds