Dua Tahanan Rutan Pancurbatu yang Kabur Ditangkap

ilustrasi

ilustrasi

POJOKSATU.id, MEDAN-Dua dari 13 tahanan yang masih kabur dari penjara Cabang Rutan Pancurbatu ditangkap petugas Satuan Reskrim Polresta Medan.

Keduanya yakni Willy Tandy alias Wily (22) warga Jalan Brigjen Zein Hamid Gang Saudara, Titi Kuning, Medan Johor dan Asin Muhammad Sany alias Asin (19) warga Jalan Bahagia No. 06 Tanjung Balai.

Wily dan Asin merupakan tahanan kasus narkoba yang sebelumnya diamankan Polsek Delitua.

Kepala Satuan Reskrim Polresta Medan Kompol Aldi Subartono mengatakan, Wily ditangkap pihaknya dari Stasiun bus RAPI di Jalan Sisingamangaraja, Kamis (5/11/2015) malam. Sedangkan Asin diciduk dari rumah keluarganya di kawasan Delitua di hari yang sama.

“Kedua tahanan itu sudah kita serahkan ke pihak Rutan Pancurbatu,” kata Aldi via selulernya, Jumat (6/11/2015) petang.

Dikatakannya, saat ini pihaknya masih memburu tahanan lainnya yang belum tertangkap. “Kita masih melakukan pengejaran dan anggota sedang bekerja di lapangan. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ada yang tertangkap lagi,” ujarnya singkat.

Kapolsek Pancurbatu Kompol Frido Gultom menyebutkan, hingga kini pihaknya belum ada lagi mengamankan satupun tahanan yang kabur. Frido mengaku pihaknya masih terus memburu belasan narapidana tersebut. “Dalam pengejaran ini, kita membentuk tiga tim yang dipimpin Kanit Reskrim (Iptu Herman Sembiring),” ujarnya.

Frido mengakui pihaknya kesulitan mengejar belasan tahanan itu karena luasnya wilayah. Namun begitu, upaya pengejaran tetap dilakukan.

“Bayangkan saja, luas wilayah hukum kita mencakup 55 desa. Dengan jumlah personel yang ada, tentunya menjadi kesulitan. Akan tetapi, kita tetap berupaya,” katanya.

Disebutkannya, selama dua hari pasca kaburnya para tahanan, pihaknya menyebar foto-foto kepada warga dan pengguna jalan. Meski hasilnya belum ada, tetapi banyak informasi yang masuk.

“Kita dapat informasi dari warga ada yang lari ke Sembahe. Warga bilang ada 4 orang berada di hutan. Selain itu, ada juga yang lari ke arah Singkil, Aceh,” sebutnya.

Frido menambahkan, bila tahanan yang kabur tersebut tertangkap nantinya akan dijerat pidana lagi terkait pengeroyokan terhadap petugas rutan.

“Kita masih menunggu pihak rutan membuat laporan pengaduan secara resmi. Jadi, ketika tahanan tertangkap mereka dikenakan pidana penganiayaan,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, pada Minggu (1/11/2015) pagi, 15 warga binaan Cabang Rutan Pancurbatu melarikan diri setelah melumpuhkan seorang sipir yang berjaga di pintu utama. Namun, seorang tahanan bernama Joko Purwanto berhasil diringkus saat hendak naik angkutan umum tak jauh dari rutan tersebut.

Selanjutnya sehari kemudian Senin (2/11/2015) siang, seorang tahanan bernama Imron (25) warga Jalan Pria Laut III Gg Beruntu No. 19 G Kel. Lalang, Medan Sunggal menyerahkan diri ke Polsek Medan Sunggal.

Tahanan yang merupakan tangkapan Polsek Medan Sunggal terkait kasus narkotika itu diserahkan oleh keluarganya. (fir/sdf)

Feeds