Ribuan Guru PAUD Dukung BENAR Pimpin Medan

Dzulmi Eldin mendapat dukungan dari guru PAUD

Dzulmi Eldin mendapat dukungan dari guru PAUD

POJOKSATU.id, MEDAN- Ribuan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) se-Kota Medan mendukung dan memilih pasangan nomor 1, Drs HT Dzulmi Eldin dan Ir Akhyar Nasution menjadi Wali Kota/Wakil Wali Kota Medan pada pesta demokrasi 9 Desember mendatang.

Dukungan ini diberikan karena Dzulmi Eldin sudah berbuat untuk kesejahteraan tutor/pengajar PAUD di Kota Medan.

Demikian disampaikan Ketua Forum Silaturahmi Peduli Paud Kota Medan, Teguh Ario SPd saat pertemuan akbar Forum Silaturahmi Peduli Paud se-Kota Medan, di Jalan Rumah Potong Hewan, Kelurahan Mabar, Medan Deli, Sabtu (7/11).

Menurut dia, pada tahun 2014 sampai 2015, di saat Dzulmi Eldin menjabat Wali Kota Medan sudah ada 100 PAUD di Kota Medan diberikan dana dari Pemko Medan. Dasar inilah yang membuat forum ini yakin memberikan dukungan kepada Dzulmi Eldin.

“Mudah-mudahan ketika Pak Eldin menjabat nanti, targetnya bisa menjadi 500 PAUD. Harapannya, kami ingin lebih memajukan pendidikan PAUD ini. Makanya kami bertekad mencoblos nomor satu,” tegasnya diikuti teriakan “Hidup Benar,” teriak guru PAUD.

Dia mengatakan, selain kesejahteraan tutor, kepedulian Dzulmi Eldin kepada siswa PAUD yakni memberikan asupan tambahan gizi kepada siswa PAUD sejak tahun 2013 hingga kini. “Inilah yang menguatkan kami untuk membuat kontrak politik dengan Dzulmi Eldin. Kami

Forum Silaturahmi Peduli Paud Kota Medan sudah menandatangani MoU. Intinya Pak Eldin sepakat memajukan PAUD di Kota Medan,” ujarnya.

Didaulat memberikan sambutan, Calon Wali Kota Medan, Drs HT Dzulmi Eldin mengapresiasi atas dukungan yang diberikan para tenaga pendidik PAUD. Untuk itu, Eldin berkomitmen memerhatikan tutor-tutor PAUD di kota ini yang dituangkan dalam penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara dirinya dengan PAUD.

“Ini bukan janji, tapi ini tekad saya. Pemerintah akan memerhatikan seluas-luasnya. Kita harapkan nantinya anak kita dapat berguna bagi nusa dan bangsa,” tegasnya.

Dia menyebutkan, pendidikan anak usia dini harus mendapatkan perhatian.

“Insya Allah kita sudah berperan serta pada tahun lalu. Namun, belum semua yang mendapatkan. Makanya saya minta untuk dibuat databasenya berapa tutor yang ada. Sekali lagi saya katakan ini bukan janji kampanye karena saya punya tekad agar tenaga pendidik mendapatkan penghargaan, yang penting punya komitmen untuk mendidik anak-anak kita,” ucapnya.

Eldin yakin bahwa tutor yang datang dan memberikan dukungan dan pilihannya, berdasarkan rasa keikhlasan.

“Saya juga punya rasa keikhlasan untuk tutor. Kita punya komitmen yang sangat besar. Kita harus mulai memberikan perhatian kepada anak usia sekolah. Karena saya punya komitmen wajib belajar 12 tahun. Karena pendidikan itu sangat penting. Di samping punya tanggung jawab, pendidik juga kita perhatikan, minimal bertambah honornya,” ujarnya disambut riuh tepuk tangan dan teriakan No 1.

“Saya meyakini dan membulatkan tekad untuk mengabdikan diri kepada masyarakat. Insya Allah saya dapat berbuat untuk dunia pendidikan dan berbuat untuk masyarakat sebagai bekal saya untuk akhirat kelak,” jelasnya.

Tak hanya itu, Eldin juga berencana agar program bantuan yang ada dapat disinergikan dengan para donatur-donatur.

“Nantinya bisa kita lakukan pemberian makanan tambahan bagi anak-anak PAUD kita secara bergilir. Sehingga anak-anak kita nanti bisa lebih cerdas, berakhlak baik dan tentunya dapat berguna bagi nusa dan bangsa,” tandasnya.

Usai menyampaikan sambutan, Eldin diminta para tutor untuk menyanyikan lagu anak Medan. Setelah itu, Eldin diserbu ribuan tutor untuk foto ber-selfie dan foto bersama. (sdf)

Feeds