Kacau! Tak Ada Uang buat Malming, Farizi Curi Burung Tetangga

Ilustrasi burung Jalak

Ilustrasi burung Jalak

POJOKSATU.id, MEDAN-Muhammad Farizi (20) warga Jalan Garu II Gang Bakti, Medan Amplas, mengaku gelap mata. Karena tak ada untuk untuk malam mingguan (malming), Farizi nekat mencuri burung milik tetangganya.

Akibatnya, ia pun terpaksa mendekam di sel tahanan Polsek Patumbak lantaran aksinya ketahuan dan diserahkan warga setempat.

Menurut pengakuan Farizi Senin (9/11/2015), kejadian itu berawal saat ia bersama beberapa temannya sedang nongkrong sambil jaga malam di puskesmas dekat rumahnya.

Ketika begadang, Farizi mengaku diajak Alpin pergi ke rumah Jono sekira pukul. 03.00 WIB, untuk mencuri Burung Jalak yang berada di dalam sangkar halaman rumahnya.

Farizi pun mengikuti ajakan Alpin. Selanjutnya, dia mengambil burung tersebut sedangkan Alpin menunggu di luar melihat situasi.

“Kami berhasil ambil burung itu. Lalu, kami bawa ke tempat kami nongkrong. Rencananya mau kami jual buat modal malam mingguan,” akunya.

Namun, lanjutnya, belum sempat dijual ternyata ketahuan oleh warga karena membawa sangkar burung. “Bingung aku jawab pas ditanya warga. Rupanya si Alpin langsung kabur ketika warga datang. Itulah aku langsung dibawa ke posko pengamanan setempat. Enggak lama, polisi datang menjemputku,” jelas Farizi.

Kanit Reskrim Polsek Patumbak Iptu Fery Kusnadi mengatakan, pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap tersangka Farizi.

“Pengakuannya baru sekali ini dan diajak sama temannya (Alpin). Meski begitu, kita tetap mendalaminya karena mungkin saja sudah lebih dari satu kali mencuri,” ujar Fery. (fir/sdf)

Feeds