Topan Tega Siram Istrinya Pakai Cuka Hingga Tewas

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKSATU.id, BELAWAN- Sadis! Usai bertengkar mulut, Evan Ali alias Topan (30) menyiramkan air cuka ke kepada istrinya. Karena luka bakar di sekujur tubuh, Safitri alias Fitri (27) akhirnya tewas meski sempat dilarikan ke rumah sakit.

Menurut Adi (45), abang ipar korban menceritakan, penyiraman air cuka itu dilakukan Topan di rumah kontrakan mereka di Jalan KL Yos Sudarso Km 20, Medan Labuhan. Aksinya itu dipicu diawali pertengkaran antara kedua pasutri tersebut sekira sebulan lalu.

“Sebelum terjadi penyiraman cuka, antara korban dan suaminya sempat bertengkar mulut gara-gara masalah sepele,” ungkap Adi, Rabu (11/11/2015).

Topan, yang saat itu baru pulang ke rumah minta kepada istrinya untuk dibuatkan segelas teh manis. Namun, karena terlalu lama menyuguhkannya, pelaku memarahi istrinya hingga terjadi pertengkaran mulut. “Mereka sudah 13 tahun berumah tangga dan punya tiga anak. Suaminya memang tempramen dan kasar,” sebut Adi.

Korban yang tak tahan karena sering dimarahi, balik melawan suaminya. Melihat hal itu, Topan langsung menampar wajah Fitri. Tidak sampai di situ, Topan yang terbakar emosi lantas mengambil botol berisi cairan cuka, lalu menyiramkannya ke tubuh perempuan yang telah memberikannya 3 anak itu.

“Usai menganiaya istrinya si Topan langsung kabur, sampai saat ini masih buron. Kami baru dapat kabar setelah diberitahu para tetangga di sekitar rumah mereka,” terangnya.

Sejumlah warga yang melihat korban menggelapar kepanasan, membawa Fitri ke rumah sakit terdekat. Namun, akibat luka bakar yang dideritanya cukup parah dirujuk ke RSU Imelda Medan.

“Karena luka bakarnya parah, Fitri yang sempat menjalani perawatan di RSU Imelda Medan meninggal dunia tadi pagi,” tuturnya.

Kapolsek Medan Labuhan, Kompol Boy J Situmorang membenarkan adanya seorang istri tewas setelah terkena cairan cuka yang disiram oleh suaminya. Dugaan sementara, pemicu tindakan penganiayaan itu karena pertengkaran rumah tangga.

“Tadi dari pihak keluarga korban sudah datang ke kantor membawa surat kematian, Susana Safitri. Untuk tersangka yang tak lain adalah suaminya saat ini masih dalam pengejaran,” terang Boy. (sdf)



loading...

Feeds