Empat Jaksa Siap Tuntut Pembunuh Sekeluarga di Medan Selayang

Pra rekontruksi pembunuhan di Medan Selayang Senin (2/11/2015). | Foto: fir/pojoksatu.id

Pra rekontruksi pembunuhan di Medan Selayang Senin (2/11/2015). | Foto: fir/pojoksatu.id

POJOKSATU.id, MEDAN – Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan, menugaskan empat orang jaksa penuntut umum (JPU) untuk menangani kasus perampokan dan pembunuhan yang terjadi di jalan Sei Padang No. 143 Lingkungan V Kelurahan Padang Bulan Selayang I, Medan Selayang, Jumat (23/10/2015) lalu.

Keempat JPU yang ditugaskan untuk menangani kasus perampokan dan pembunuhan terhadap Mukhtar Yakub 70, Nurhayati 67 dan cucunya Dika, 7, yakni Artha Rohani, Joice V Sinaga, Mirza Erwinsyah dan Firdaus.

Kepala Seksi Pidana Umum (Kasipidum) Kejari Medan, Taufik mengatakan, pihaknya sudah menunjuk tim JPU yang terdiri dari empat orang untuk menangani kasus pembunuhan sadis tersebut. “JPU sudah ditunjuk untuk menangani perkara ini. Untuk kepala tim (Katim) JPU-nya, Firdaus,” katanya.

Kendati demikian, Taufik mengatakan, penyidik Satuan Resor Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resor Kota (Polresta) Medan belum melakukan pelimpahan berkas milik ketiga tersangka yakni Rori Rahman, Triyono Yoga Fujiharto alias Yoga dan Nanang Panji Santoso alias Lanang.

“Berkas belum ada kita terima. Baru bulan lalu kita terima SPDP (Surat Perintah Dimulainya Penyidikan). Kita tunggu lah. Selanjutnya tinggal menunggu pelimpahan berkas perkara dari penyidik Polresta Medan,” ucapnya.

Sementara JPU Joice V Sinaga membenarkan penugasan tersebut. “Ya, benar. Tim JPU yang sudah ditunjuk termasuk saya akan menangani perkara tersebut,” katanya singkat seraya bergegas ke salah satu ruang sidang, Kamis (12/11/2015)

Untuk perkara tersebut, sebelumnya Satreskrim Polresta Medan sudah menggelar reka ulang atau rekonstruksi pembunuhan terhadap pasangan suami istri (pasutri) dan cucunya di lokasi pembunuhan, Senin (2/11/2015) lalu.

Dalam reka ulang pembunuhan tersebut, ketiga pelaku  dihadirkan. Selain itu, ketiga anak korban (Moli, Erika serta Melisa) dan menantunya (Heru) turut didatangkan.

Pengamanan super ketat dilakukan petugas kepolisian. Puluhan personel dikerahkan dan berjaga di lokasi hingga berjarak sekitar 100 meter, sejak satu jam prarekonstruksi dimulai. Bahkan, akses jalan yang melewati rumah korban pun ditutup.

Ketiga pelaku tiba di lokasi sekira pukul 14.30 WIB. Mereka dibawa petugas dengan menggunakan mobil Avanza hitam BK 1699 SB. Kendaraan yang ditumpangi pelaku pun dikawal dua mobil di depannya Avanza putih dan Honda Jazz hitam. Usai pelaku masuk, tak lama ketiga anak korban dan menantunya.

Sebagaimana diketahui, pelaku pembunuhan pasutri dan cucunya ditangkap polisi saat bersembunyi dari tempat keluarganya di kawasan Jalan Seser Kecamatan Medan Tembung, sehari setelah kejadian, Sabtu (24/10/2015) lalu.

Dua dari ketiga pelaku, Rori dan Lanang dihadiahi timas panas pada bagian kakinya karena berusaha kabur ketika ditangkap polisi. Ketiga pelaku ini merupakan abang-beradik dan sepupu, anak dari pembantu korban.(sah/sdf)



loading...

Feeds

Resmi Menjanda Lagi, Musdalifah Bersyukur

POJOKSUMUT.com, MUZDALIFAH harus menerima kenyataan kembali berstatus janda. Pun demikian, dia mengaku bersyukur setelahPengadilan Agama Tangerang telah mencabut status pernikahannya …

Babak I : PSMS Vs Persita : 0-0

Dua menit kemudian, gelandang serang Persita Henry Rivaldi kembali lolos dari kawalan pemain PSMS, mampu melepaskan tendangan keras namun melenceng …