Latihan Terjun Payung, Dansat Brimob Nyangkut di Rumah Warga

POJOKSATU.id,MEDAN-Menyambut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Korps Brimob yang ke-70, Satuan Brimob Polda Sumut menggelar latihan atraksi terjun payung di markasnya, Jalan KH Wahid Hasyim, Medan, Jumat (13/11) siang.

Dalam latihan tersebut, terjadi insiden unik. Pasalnya, Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Sumut Komisaris Besar Polisi Nirboyo yang ikut dalam latihan itu ternyata parasutnya menyangkut di salah satu rumah warga, Jalan Sei Batu Ginging, tak jauh dari markas Satuan Brimob. Karenanya, penduduk sekitar dan pengendara yang melintas heboh.

Informasi yang dihimpun, semula Nirboyo dan sejumlah anggotanya terjun menggunakan parasut dari helikopter yang terbang di udara dengan ketinggian sekitar 1000 kaki. Selanjutnya, secara perlahan dengan membuka parasutnya dia mengikuti arah angin untuk mendarat di Lapangan Markas Brimob.

Namun, Nirboyo yang menggunakan pakaian serba hitam mendarat tak sempurna karena diduga terbawa arah angin. Parasut berwarna hitam yang digunakannya tersangkut di atap dan ranting pohon rumah warga bernomor 3.

Akibatnya, orang nomor satu di Satuan Brimob Polda Sumut ini tak bisa berbuat apa-apa. Sebab, Nirboyo tergantung beberapa meter dari tanah hingga menjadi perhatian dan tontonan warga.

Pasukan Brimob yang mengetahui pimpinannya tersangkut, langsung bergerak cepat. Puluhan personel berusaha menolong Nirboyo. Bahkan, sebagian personel memanjat pohon untuk melepaskan parasut yang tersangkut.

“Kejar cepat, kejar, Dansat itu. Jangan kalian tunggu-tunggu lagi,” teriak sejumlah perwira polisi yang ada di Lapangan Markas Brimob.

Ketika ditolong anggotanya, Nirboyo pun tersenyum dan dalam keadaan baik, tanpa cedera. Dia terlihat santai disaat parasutnya dibuka anggota dan sempat tertawa. “Hahaha, enggak apa-apa,” ucap Nirboyo kepada anggotanya.

Setelah ikatan parasut yang menempel di tubuhnya dibuka, Nirboyo kemudian dievakuasi. Sementara itu, tersangkutnya Nirboyo membuat beberapa masyarakat menonton. Begitu juga sejumlah pengendara yang memarkirkan kendaraannya untuk melihat sejenak.

“Ada apa, ada yang nyangkut terjun payung ya,” tanya sejumlah pengendara sepeda motor.

Lantaran kerumunan orang semakin ramai memadati lokasi, puluhan personel Brimob pun meminta masyarakat untuk bubar. “Sudah, sudah, tidak ada apa-apa. Silahkan bapak-bapak dan ibu-ibu bubar,” bilang petugas.

Kerumunan pun akhirnya bubar dan pengendara yang sempat berhenti melanjutkan perjalanannya. Dansat Brimob Polda Sumut Komisaris Besar Polisi Nirboyo yang hendak diwawancarai tak sempat karena langsung dibawa menggunakan mobil Hyundai hitam.(fir/sdf)



loading...

Feeds