Ngeri, Pasukan Akhir Zaman Datangi Kantor Gubsu

POJOKSATU.id,MEDAN-Merajalelanya kasus korupsi di Sumut hingga menjerat beberapa pejabat teras Pemerintahan Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu), membuat Pasukan Akhir Zaman 313 ‘turun gunung’, dengan mendatangi kantor Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Jumat (13/1/2015).

Ratusan massa yang mengenakan pakaian serba hitam, melakukan orasi di kantor Pemprovsu, Jalan Diponegoro Medan.

Dalam aksinya, sesekali terdengar suara takbir, ‘Allahu Akbar’. Sekretaris Jenderal Pasukan Akhir Zaman 313, M Rizali menuturkan, pihaknya tidak ada mentuntut apapun yang ditujukan ke pihak pemerintah. Massa hanya ingin menyampaikan pesan dan seruan untuk kembali di jalan kebenaran, jalan Allah.

“Kami tidak menuntut apa-apa. Kami cuma mengabarkan dan ini sudah saatnya. Bahwasanya, Al Mahdi Al Muntadzhar sudah datang. Jadi kepada pimpinan negeri, kami kabarkan,” kata M Rizali.

Disisi lain, Pasukan Akhir Zaman 313 menyoroti 11 Warga Negara Indonesia (WNI) asal Kota Medan dihentikan paksa saat menjalankan ibadah di sekitar Masjidil Haram. Ke-11 warga Kota Medan ini juga ditahan selama 28 hari.

“Tidak dalam proses interogasi saja. Ternyata sejak awal ibadah, 11 WNI ini nyata sedang membawakan pesan dari Tuhan semesta alam untuk sekalian manusia. Rombongan ini dipimpin saudara Muhammad Zubir Amir bin Amir Abdullah atau dikenal ketika itu sebagai Al Mahdi Al Muntadzhar oleh pengikutnya,” beber Rizali.

Sementara, Rizaldi membeberkan pihaknya hanya menyampaikan pesan-pesan. Sebab, persoalan di Sumatera Utara sedang kacau karena  pejabat Sumut dicukup banyak yang diduga terlibat.

“Datang untuk mengajak sekalian manusia. Dari semua golongan. Baik si kaya, si miskin, si pintar juga si bodoh, bahkan si taat dan si maksiat agar segera kembali sebenar-benarnya kepada Allah, Tuhan sekalian alam,” ucapnya.(fir/sdf)



loading...

Feeds

Nias Barat Diguncang Gempa

Dilansir dari situs resmi Badan Meteorologi Klimatologi Dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada pukul 20.17 WIB dengan berkekuatan 4,2 Skala …