Awas! Begal Bermodus Tuduh Korban Pelaku Tabrak Lari Beraksi Lagi

Ilustrasi begal

Ilustrasi begal

POJOKSATU.id, MEDAN-Modus begal dengan menuduh korbannya sebagai pelaku tabrak lari kini mulai terjadi lagi. Meski sudah jarang modus tersebut digunakan pelaku, namun tetap saja sebagian menggunakannya.

Seperti yang dialami Dony Sibarani (15), pelajar SMP Primbana Medan. Dony terpaksa harus kehilangan sepeda motornya ketika melintas di Jalan Sunggal dekat PDAM Tirtanadi Sabtu (14/11/2015) tengah malam.

Informasi yang diperoleh Minggu (15/11/2015), semula korban baru saja pulang nongkrong bersama temannya di kawasan Jalan Ringroad Medan. Karena waktu sudah menunjukkan pukul 23.00 WIB, korban pun beranjak pulang ke rumahnya dengan mengendarai sepeda motor Honda Vario di kawasan Jalan TB Simatupang, tak jauh dari Terminal Pinang Baris.

Namun naas, ketika melintas di Jalan Sunggal hendak menuju Jalan TB Simatupang, korban dipepet empat kawanan begal yang mengendarai dua sepeda motor. Korban pun diminta berhenti lantaran dituduh telah melakukan tabrak lari.

Karena gugup, korban yang masih polos menurut saja untuk memberhentikan laju kendaraannya. Lalu, korban pun membantah telah menjadi pelaku tabrak lari. Namun, para pelaku terus menuduh dan mendesak korban.

Untuk meyakinkan, pelaku pun beralasan meminjam sepeda motor korban untuk menjemput orang yang telah ditabraknya. Sementara satu pelaku menunggu bersama korban. Tetapi, tak berapa lama pelaku yang bersama korban mengaku dipanggil orang tuanya untuk segera pulang. Karena itu, korban pun ditinggal sendirian.

Setelah ditunggu-tunggu hampir dua jam, pelaku tak kunjung kembali. Korban pun memutuskan menghubungi orang tuanya untuk dijemput. Selanjutnya, korban menceritakan kepada keluarganya hingga akhirnya melaporkan ke Polsek Medan Sunggal.

Dony pun yang membuat laporan ke Polsek Medan Sunggal bersama ibunya, belum diterima. Korban diminta pulang ke rumah mengambil kelengkapan surat-surat kendaraan.

Kapolsek Medan Sunggal Komisaris Polisi Harry Azhar mengatakan, setiap laporan pengaduan masyarakat pasti akan diterima. Namun, tentunya harus melengkapi persyaratan sesuai aturan yang berlaku. (fir/sdf)



loading...

Feeds