Gerombolan ‪Begal Bentrok dengan Tukang Becak di Jalan Thamrin

Ilustrasi begal

Ilustrasi begal

POJOKSATU.id, MEDAN–Sekelompok pengendara sepeda motor yang diduga kuat sebagai pelaku begal, terlibat bentrok dengan tukang becak bermotor di Jalan Thamrin Kec. Medan Area tak jauh dari Thamrin Plaza, Minggu (15/11/2015) dini hari.

Kedua kelompok yang bertikai itu saling serang. Pelaku begal menggunakan senjata tajam seperti samurai, pedang dan parang. Sedangkan tukang becak hanya mengggunakan batu dan kayu.

Beruntung, tak ada korban jiwa atau luka parah dalam bentrokan tersebut. Namun, sejumlah kendaraan yang melintas menjadi korban saling serang antara dua kelompok ittu.‬

‪Menurut penuturan salah satu warga setempat, Zaki, bentrokan dipicu lantaran seorang pengendara Kawasaki Ninja yang diketahui bernama Aci melintas sendirian di Jalan Sumatera. Aci dikejar pelaku begal yang mengendarai 15 sepeda motor.‬

Takut menjadi korban, pengendara Kawasaki Ninja itupun langsung menekan gas sepeda motornya dengan kecepatan tinggi hingga ke Jalan Thamrin. Secara kebetulan, Aci melihat tukang becak berkumpul di dekat Thamrin Plaza.

Korban pun memanfaatkannya lalu berhenti di kerumunan tukang becak tersebut. ‪Puluhan begal yang mengetahui, ternyata tak berani menghampiri korban dan hanya melintas saja.

Namun, selang setengah jam kemudian, para pelaku kembali lagi ke lokasi sembari menenteng samurai, pedang dan parang. Seketika, para begal itu langsung menyerang sejumlah tukang becak.

Mendapat serangan, kelompok tukang becak itupun tak tinggal diam. Dengan bermodalkan batu dan kayu, tukang becak memberikan perlawanan kepada pelaku.

Aksi saling serang itupun tak terelakkan hingga berlangsung hampir setengah jam. Beruntung, di saat bersamaan tim pemburu preman yang mendapat informasi menuju lokasi bentrokan. Polisi berusaha menangkap para pelaku begal.

Upaya polisi pun belum berhasil lantaran pelaku begal langsung kabur terbirit-birit untuk menyelamatkan dirinya masing-masing.‬

‪Kapolsek Medan Area Komisaris Polisi T Rizal Moelana melalui Panit I Reskrim Iptu Sehat Tarigan mengaku pihaknya belum ada mendapat laporan terkait bentrok tersebut. ”Saya cek dulu ya, dan nanti kalau ada saya kabari,” ujarnya singkat. (fir/sdf)



loading...

Feeds