Keren Nih, Warung Terapung, Wisata Kuliner di Muara Sungai Tepian Selat Melaka

Warung Terapung di Desa Kuala Indah, destinasi terbaru pecinta kuliner tanah air.

Warung Terapung di Desa Kuala Indah, destinasi terbaru pecinta kuliner tanah air.

POJOKSATU.id, KUALA INDAH- Mau menikmati sea food dengan bumbu khas pesisir di atas sebuah restoran terapung? Silakan datang ke pinggiran muara sungai menuju selat Malaka di Desa Kuala Indah Batubara.

Anda bisa menikmati aneka seafood sembari diterpa angin sejuk yang berhembus dari laut dan menyaksikan lalu-lalang para nelayan yang pergi dan pulang mencari ikan. Ini merupakan suatu wisata kuliner yang layak untuk dicoba bagi para penggemar cita rasa dalam suasana kehiduan nelayan tradisional di Desa Kuala Indah, Sei Suka, Batubara.

Tidak hanya itu, di atas warung terapung para wisatawan juga dapat langsung memilih ikan yang masih segar dan baru saja dibawa oleh para nelayan untuk diolah sesuai dengan selera masing-masing.

Kurang lebih 135 Km arah selatan dari Kota Medan, Pantai Kualo Tanjung Indah adalah salah satu destinasi wisata pantai di Kecamatan Sei Suka, Kabupaten Batubara, tepatnya Desa Kuala Indah. Pembangunan dan perbaikan fasilitas telah mulai terlihat di tujuan wisata ini yang difasilitasi oleh PT Inalum melalui dana CSR-nya sejak pertengahan tahun 2015 bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Batubara, khususnya Pemerintah Desa Kuala Indah serta tentunya peran aktif masyarakat setempat.

Gapura selamat datang terlihat telah berdiri untuk memberi tanda dan menyambut kedatangan para wisatawan ketika akan memasuki dusun IV K.Indah. Setelah tiba di pantai, wisatawan dapat melihat dan mengunjungi situs meriam peninggalan sejarah yang tetap terawat dan terpelihara sejak dulu. Para pemandu dibawah koordinasi OK Nasir, Tokoh Masyarakat setempat siap memberikan penjelasan tentang asal-usul meriam bersejarah ini.

Di lokasi wisata pantai juga tersedia fasilitas seperti mesjid, pondok istirahat serta toilet umum bagi para wisatawan untuk berwisata dengan santai tanpa perlu khawatir. Dan tentunya tidaklah berkesan jika tidak mencicipi kuliner yang tersedia di warung terapung.

Untuk mencapai warung terapung, wisatawan akan diantar dengan perahu tradisional nelayan selama kurang lebih 2 – 3 menit. Di sinilah para tamu bisa merasakan dan mencoba bagaimana berlayar dengan perahu tradisional walau hanya sekejap. Panitia juga menyediakan jasa perahu untuk memancing atau sekedar berkeliling di tengah laut maupun ke hulu sungai.

Pengadaan warung terapung ini dilaksanakan secara partisipatif oleh pemerintah dan masyarakat Desa Kuala Indah yang difasilitasi oleh PT Inalum melalui dana CSR. Bantuan ini adalah bagian dari program pemberdayaan masyarakat PT Inalum di bidang infrastruktur untuk mengembangkan tujuan wisata berbasis komunitas di Desa Kuala Indah yang telah diresmikan oleh Ishak Liza, Kadisporabudpar Batubara, 16 Juni 2015.

Perusahaan aluminium ini telah membantu menfasilitasi pembangunan gapura, renovasi situs meriam bersejarah, pembangunan MCK serta warung terapung.

Bantuan warung terapung diserah terimakan secara resmi oleh manajemen PT Inalum yaitu : W.Djoko Laksono (Deputy General Manager Umum & CSR) dan Arfan Iqbal Hrp (Manager Pemberdayaan Masyarakat) yang diwakili Syamsu Rizal Hrp (Assistant to Director) didampingi A.Ganda Sukmana (Junior Manager Pemberdayaan Masyarakat) dan Alex Ridwan (Comdev Officer) kepada Pemerintah Desa Kuala Indah yang diwakili A.Basrah Amin (Sekretaris Desa) disaksikan OK Nasir (Ketua Panitia Desa Wisata Kuala Indah).

Warung Terapung yang berukuran 10 m x 20 m tersebut direncanakan panitia pengelola langsung beroperasi setelah serah terima 6 November 2015 lalu.

”Dengan ukuran yang cukup luas, warung terapung tersebut diperkirakan mampu menampung sampai 100 orang,” kata OK. M. Nasir.  ”Saya sangat berterimakasih kepada PT Inalum, berkat kepeduliannya kepada Desa Kami, cita-cita yang sudah sejak lama akhirnya terwujud untuk menjadikan desa ini menjadi desa wisata. Semoga kedepan Inalum Tetap Jaya, dan terus berkembang,” harap OK. M. Nasir.

Pemerintah Desa yang diwakili Sekretaris Desa dalam sambutannya mengucapkan banyak terima kasih kepada PT Inalum (Persero) yang tak henti-hentinya memberikan kepedulian kepada Masyarakat di Desa Kuala Indah.

“Warung terapung ini akan menjadi daya tarik desa wisata, tidak sekedar untuk wisata, Pemerintah Desa dan Pihak Inalum juga bisa memanfaatkannya dengan mengadakan pertemuan, rapat, atau seminar langsung di warung terapung ini”. Ungkap Basrah.

Pembangunan warung terapung tersebut selesai pada Bulan September lalu. Pembangunan dilaksanakan oleh Panitia Pengelola Desa Wisata Pantai Kualo Tanjung Indah yang telah ditunjuk oleh Pemerintah Desa Kuala Indah untuk mengelola desa wisata tersebut dengan menggunakan tenaga tukang setempat. Biaya pembangunan warung terapung tersebut diserahkan secara bertahap sesuai progres dengan total keseluruhan dana Rp.120.000.000.

Syamsu Rizal Harahap, mewakili manajemen PT Inalum (Persero) dalam sambutannya mengucapkan, semoga desa wisata ini semakin maju dan berkembang. “Setelah dibangun, digunakan, bermanfaat bagi masyarakat banyak, setelah itu kami harapkan agar selalu dijaga dan dirawat supaya bisa bertahan lama, Kedepannya mohon doa restu semoga Inalum terus berkembang juga, agar bisa memberikan bantuan lebih banyak lagi di berbagai bidang kepada masyarakat.

”Kalau bukan karena rembulan, tak kan bintang meninggi hari, Kalau bukan karena bantuan, tak kan ketemu kita disini. Apa tanda kota belawan, lampu merah sebelah kanan. Apa tanda kita berkawan, kita berjumpa untuk resmikan bantuan.” (sdf)



loading...

Feeds