Gaji Guru Honor Medan Cuma 350 Ribu, Walikota Janji Menambah

Pj Walikota Medan bersama pengurus PGRI

Pj Walikota Medan bersama pengurus PGRI

POJOKSATU.id, MEDAN- Peringatan Hari Guru  di Kota Medan akan dipusatkan di SMP Negeri 38 Jalan  A Sani Muthalib (Marelan VII), Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan, Rabu (25/11/2015) besok.

Penjabat Walikota Medan, Drs H Randiman Tarigan MAP akan bertindak sebagai pembina upacara. Sebelumnya akan digelar Sosialisasi Guru Honorer dan Tenaga Pendidik.

Demikian disampaikan Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Medan, Ramlan Tarigan ketika beraudiensi dengan Pj Walikota Medan, Drs H Randiman Tarigan MAP di Rumah Dinas Wali Kota Jalan Sudirman Medan,  Senin (16/11/2015).

Didampingi sejumlah pengurus PGRI lainnya, Ramlan mengungkapkan, seluruh sekolah di Kota Medan, baik swasta maupun negeri akan menggelar upacara untuk memperingati Hari Guru. Hanya saja untuk tingkat Kota Medan, mereka telah memutuskan upacara dipusatkan di halaman SMPN 38.

Pria yang menjabat sebagai sekretaris Dinas Pendidikan Kota Medan ini menjelaskan, sosialisasi ini dilakukan untuk menyikapi guru honorer yang ada saat ini. Sebab, kondisi mereka saat ini sangat memprihatinkan. Meski mereka  mendominasi  mengajar di seluruh sekolah di Kota Medan namun gajinya sangat kecil yakni Rp.350 ribu perbulan.

“Walaupun demikian para guru honorer berusaha mengajar dengan maksimal. Untuk itulah melalui kesempatan ini, kami berharap kepada Bapak PJ Wali Kota untuk menambah penghasilan para guru honorer. Apalagi payung hukum untuk itu ada. Kita berharap hal ini dapat direalisasikan, sehingga ini bisa menjadi kado bagi mereka di Hari Guru,” harapnya.

Ramlan optimis dengan penambahan penghasilan ini, para guru bisa lebih maksimal dan profesional lagi mengajar. Dengan begitu proses belajar mengajar akan menjadi lebih baik lagi ke depannya dan mampu menghasilkan siswa-siswa yang cerdas dan berakater.

“Insya Allah jika penghasilan guru honorer bertambah, pendidikan di Kota Medan bisa lebih baik lagi,” paparnya.

Di kesempatan itu Ramlan mengungkapkan saat ini ada sekitar 10.000 guru honorer yang mengajar baik di sekolah negeri maupun swasta. Karena itulah Ramlan berharap agar Pj Walikota dapat menambah penghasilan guru honorer tersebut.

Sebab, dana untuk penambahan penghasilan tersebut ada dalam APBD. Ditambah lagi sejumlah daerah telah melakukan penambahan penghasilan guru honorer.

Pj Walikota Drs H Randiman Tarigan MAP tampak terkejut mendengar penjelasan Ketua PGRI Kota Medan bahwasannya gaji guru honorer sangat minim.

Dengan gaji  sekecil itu, Randiman yakin perhatian  para guru honorer tidak sepenuhnya terfokus pada proses belajar mengajar. Apalagi jika guru honrer itu sudah berkeluarga dan memiliki anak.

Atas dasar itulah Randiman berjanji, akan segera menggelar rapat dengan Sekda Kota Medan Ir Syaiful Bahri Lubis beserta SKPD terkait.

“Dalam rapat nanti kita akan mempelajari fakta maupun payung hukumnya. Jika itu tidak melanggar peraturan maupun hukum yang berlaku, saya setuju penghasilan guru honorer ditambah. Soalnya tidak cukuplah gaji Rp.350 ribu mereka terima perbulannnya,” tegas Randiman.(sdf)



loading...

Feeds