Eksepsi Eks Kadisperindag Medan Ditolak

Eks Kadiseperindag Kota Medan, Syahrizal Arief saat sidang| Foto: sah/pojoksatu.id

Eks Kadiseperindag Kota Medan, Syahrizal Arief saat sidang| Foto: sah/pojoksatu.id

POJOKSATU.id, MEDAN – Majelis hakim Pengadilan Tipikor Medan menolak seluruh eksepsi (Keberatan) terdakwa Syafrizal Arief, mantan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Medan pada sidang putusan sela di Ruang Cakra VII Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (17/11/2015).

Pada sidang lanjutan kasus dugaan korupsi revitalisasi Pasar Kapuas Belawan senilai Rp750 juta dari total anggaran Rp2,8 miliar bersumber dari P-APBN 2012 itu dalam putusan Majelis Hakim yang diketuai Ahmad Sayuti tetap berlanjut.

“Menolak seluruh permintaan atas pengajuan keberatan dari terdakwa melalu kuasa hukum terdakwa Syarizal Arief,” ungkap majelis hakim Ahmad Sayuti.

Syahrizal Arif yang memperhatikan Majelis Hakim sepanjang persidangan terlihat menerima putusan tersebut. Hanya Penasehat Hukumnya, OK Iskandar yang terlihat agak tegang menunggu putusan sela dibacakan hakim kendati pda akhirnya tidak meluapkan ekspresi kekecewaan yang berarti.

Selain itu, dalam amar putusan sela, majelis hakim menyatakan sidang tetap dilanjutkan dan menginstruksikan jaksa penuntut umum (JPU) untuk menghadirkan para saksi dalam persidangan mendatang. “Proses Persidangan Tetap dilanjutkan. Untuk jaksa dan kuasa hukum silakan menghadarikan saksi,” tandas Hakim.

Menyikapi hal itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ivan dan Yarma Sari mengatakan akan menghadarikan saksi sebanyak 18 orang dan dua saksi ahli. Sedangkan, kuasa hukum terdakwa akan menghadirkan dua saksi meringankan dan dua saksi ahli. “Empat saksi akan kami hadirkan majelis hakim, dua di antaranya saksi ahli,” kata Penasehat Huku, OK Iskandar.

Setelah mendengarkan penjelasan itu, Majelis hakim menunda persidangan hingga pekan depan. Dengan agenda mendengarkan keterangan saksi yang dihadirikan oleh jaksa. Untuk diketahui, Syahrizal Arief dalam kasus ini, sebagai KPA. Dia bersama empat orang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus, yang ditangani oleh penyidik Pidsus Kejari Belawan. Seluruh tersangka, kini sedang menjalani persidangan di Pengadilan Tipikor Medan.

Keempat terdakwa yakni, Ninka Sentani selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Tanwir Hasibuan selaku Ketua Panitia Penerima Hasil Pekerjaan, Rudi Pratama selaku rekanan dan Tuapril Hamzah selaku konsultan pengawas proyek. Atas Perbuatan para tersangka dan terdakwa ini, jaksa menjeratnya dengan Pasal 2 ayat (1) jo Pasal 18 Undang-undang No 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU No 20/2001 dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara.

Berstatus tahanan kota sebelumnya, Syahrizal akhirnya dikurung di Rumah Tahanan Kelas I Tanjung Gusta Medan sejak Rabu (28/10) sore dan dieksekusi dari RS Malahayati Medan.(sah/sdf)



loading...

Feeds

Resmi Menjanda Lagi, Musdalifah Bersyukur

POJOKSUMUT.com, MUZDALIFAH harus menerima kenyataan kembali berstatus janda. Pun demikian, dia mengaku bersyukur setelahPengadilan Agama Tangerang telah mencabut status pernikahannya …

Babak I : PSMS Vs Persita : 0-0

Dua menit kemudian, gelandang serang Persita Henry Rivaldi kembali lolos dari kawalan pemain PSMS, mampu melepaskan tendangan keras namun melenceng …