Meteran Air Warga Medan Sering Hilang

Meteran air

Meteran air

POJOKSATU.id, MEDAN-Aksi pencurian meteran air milik PDAM Tirtanadi di rumah warga mulai marak di Kota Medan sekitarnya belakangan ini. Setidaknya, terbukti seorang pelaku pencurian tersebut ditangkap petugas Polsek Medan Helvetia.

Dari pelaku yang diketahui bernama Antoni Sinulingga (26), warga Jalan Alumunium I Gang Baru Kel. Tanjung Mulia Hilir Kec Medan Deli, polisi menyita beberapa meteran air.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari kepolisian Selasa (17/11/2015), Antoni dibekuk petugas saat sedang beraksi bersama ketiga rekannya, Hendrik, Aldi dan Putra, pada malam hari sekira pukul 22.00 WIB, Senin (16/11) lalu.

Keempatnya kepergok petugas Polsek Medan Helvetia yang kebetulan sedang berpatroli, ketika membongkar meteran air di salah satu rumah warga kawasan Jalan Asrama Kel. Dwikora.

Polisi yang curiga dengan aksi keempatnya itu lalu menghampiri. Melihat polisi datang, keempat pelaku pun berusaha kabur. Namun sial, Antoni ketangkap petugas sedangkan ketiga rekannya berhasil lolos. Antoni yang diciduk petugas tak bisa berkutik, karena dari tangannya diperoleh lima meteran air yang berhasil dicurinya dari rumah warga.

Kapolsek Medan Helvetia Komisaris Polisi Ronni Bonic melalui Kanit Reskrimnya Ajun Komisaris Polisi Hendrik Temaluru mengatakan, pihaknya masih memeriksa keterangan pelaku. Untuk itu, bagi masyarakat yang meteran airnya hilang dicuri orang diharapkan agar melapor kepada polisi.

“Pengakuan pelaku baru sekali ini ikut bersama teman-temannya, sehingga tidak tahu banyak soal pencurian tersebut. Untuk perannya, pelaku Antoni memegang meteran yang berhasil dicuri sedangkan ketiga rekannya yang menunjukkan lokasi dan mengeksekusi,” kata Hendrik.

Menurut Hendrik, pihaknya masih terus mendalami dan mengembangkan kasus pencurian meteran ini. Selain itu, mengejar tiga pelaku yang belum tertangkap.

Ia menambahkan, pelaku Antoni belum bisa dihadirkan. Sebab, dikhawatirkan jika Antoni berbicara, ketiga rekannya yang sedang dikejar polisi akan semakin jauh. “Sabar ya, kita masih kejar tiga pelaku lainnya. Jadi, nanti bila sudah tertangkap akan kita beritahu,” pungkas Hendrik. (fir/sdf)



loading...

Feeds