Waduh, Ada Penginapan Mesum Bermodus Bengkel di SM Raja

Empat pasangan mesum terjaring petugas Polsek Patumbak dari penginapan bermodus bengkel reparasi mobil di Jalan Sisingamangaraja No. 58 Medan, Selasa (17/11/2015) malam. | Foto: fir/pojoksatu.id

Empat pasangan mesum terjaring petugas Polsek Patumbak dari penginapan bermodus bengkel reparasi mobil di Jalan Sisingamangaraja No. 58 Medan, Selasa (17/11/2015) malam. | Foto: fir/pojoksatu.id

POJOKSATU.id, MEDAN-Penginapan atau hotel ‘kelas melati’ yang kerap dijadikan tempat mesum, tak asing lagi ditemui di Kota Medan. Modusnya pun sebagian besar berkedok sebagai tempat penginapan dengan harga sewa/kamar yang relatif terjangkau.

Namun kini, ada modus yang terbaru dari penginapan mesum di Kota Medan. Modusnya, berkedok bengkel reparasi mobil. Penginapan mesum tanpa nama ini berada di Jalan Sisingamangaraja No. 58 Medan, berada tepat di belakang bengkel tersebut.

Tempat prostitusi itupun terbongkar, setelah pihak Polsek Patumbak jajaran Polresta Medan melakukan razia. Alhasil, sebanyak empat pasangan diluar nikah terjaring polisi dari penginapan yang berlantai dua itu.

“Dari razia yang kita lakukan, empat pasangan mesum diamankan. Mereka kita amankan dari kamar-kamar yang kami razia di penginapan tak bernama itu yang bermodus bengkel reparasi mobil,” kata Kapolsek Patumbak Ajun Komisaris Polisi Wilson Bugner Pasaribu, Selasa (17/11/2015).

Wilson menyebutkan, razia tersebut dilakukan dalam rangka memberantas penyakit masyarakat atau Operasi Pekat. “Mereka yang diamankan dilakukan pendataan, dibina dan selanjutnya dipulangkan kepada keluarganya setelah membuat surat pernyataan,” jelasnya.

Sementara itu, berdasarkan data yang diperoleh, keempat pasangan mesum tersebut masing-masing Suhermanto (43), kuli bangunan yang tinggal di Jalan Bajak V Gang Bersama dengan pasangannya Sri W Wahyuni (26), ibu rumah tangga (IRT) yang beralamat di Jalan Delitua.

Kemudian, Josmen Sihite (52) sopir KUPJ warga Jalan Karya bersama Betty (40) IRT warga Bandar Labuhan Dusun III, Tanjung Morawa, Deli Serdang.

Selanjutnya, Prancis Lumban Tobing (36) penduduk Jalan Teratai Dusun IV, Percut Seituan dengan Evi Purba (39) warga Jalan Denai/Jermal XII.

Sedangkan yang terakhir adalah Hairul (21), kuli bangunan, bersama Friska Manurung (26) asal Madrasyah, Kota Siantar.‬ (fir/sdf)



loading...

Feeds