Segera! Patimpus Operation, Kompetisi Air Soft Gun di Medan

Pj Walikota Medan saat menerima audiensi Shadow Airsoft Recon

Pj Walikota Medan saat menerima audiensi Shadow Airsoft Recon

POJOKSATU.id, MEDAN- Shadow Airsoft Recon (SAR) menggelar sosialisasi dan kompetisi air soft gun di Avron Delta Lanud Soewondo Medan, Sabtu (21/11/2015) Minggu (22/11/2015). Kegiatan ini digelar untuk mengikis stigma negatif di tengah masyarakat yang selama ini mengindentikkan air soft gun dengan tindak kejahatan.

Air soft gun ini tidak digunakan sebagai alat untuk melindungi diri melainkan alat sport yang sangat mengasikkan.

Hal itu terungkap ketika pengurus SAR beraudiensi dengan Penjabat Wali Kota Medan, Drs H Randiman Tarigan MAP didampingi Asisten Kesejahteraan Masyarakat (Askesmas), Erwin Lubis dan Kadis Pemuda dan Olahraga, Abd. Azis di Balai Kota Medan, Rabu (18/11/2015).

Dijelaskan M Karya Satya Azhar selaku Ketua SAR, air sof gun merupakan senjata yang dipergunakan untuk olahraga, sebab daya tembaknya lemah sehingga tidak akan mencederai.

“Itu sebabnya senjata ini tidak dipergunakan untuk melindungi diri. Sedangkan senjata yang dipergunakan untuk melindungi diri adalah air gun Namun belakangan air gun dipergunakan untuk tindak kejahatan,” kata Karya.

Guna lebih mengenalkan air sof gun ini kepada masyarakat, Karya bersama pengurus SAR memutuskan menggelar sosialisasi dan kompetisi air soft gun. Dengan demikian masyarakat semakin akrab dan mau terlibat dengan air sof gun sebagai kegiatan olahraga yang sangat mengasikkan.

“Selain tidak berbahaya, juga sangat menantang adrenalin,” jelasnya.

Untuk itulah Karya mengundang Pj Wali Kota agar hadir sekaligus membuka kegiatan yang mereka namai Patimpus Operation. Nama ini sengaja diambil sebagai bentuk apresiasi dan penghargaan mereka kepada Guru Patimpus selaku pendiri Kota Medan. Dia berharap melalui kegiatan ini, masyarakat semakin mencintai dan menggandrungi olahraga air soft gun.

“Selain memberikan sosialisasi tentang olahraga air soft gun, kita juga akan memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menggunakannya. Dengan demikian masyarakat benar-benar mengetahui air soft gun dan penggunaannya,” paparnya.

Sedangkan kompetisi yang digelar, jelas Karya, kemungkinan diikuti sekitar 150 peserta yang berasal dari sejumlah tim air soft gun dari Sumatera Utara, termasuk beberapa tim dari Pulau Jawa. Selain melombakan sniper dengan jarak 30-35 meter, mereka juga akan menggelar simulasi perang di lokasi pesawat-pesawat bekas.

Pj Wali Kota Medan, Drs H Randiman Tarigan MAP sangat mendukung penuh kegiatan sosialisasi dan kompetisi air soft gun tersebut. Dia berharap melalui kegiatan yang sangat positif ini, mampu menghindarkan masyarakat, terutama generasi muda dari perilaku negatif seperti geng motor maupun penggunaan narkoba.

Selain itu Randiman mengajak seluruh pengurus SAR untuk ikut mengawasi peredaran maupun penggunaannya, sehingga air soft gun ataupun air gun tidak disalahpergunakan oleh orang-orang yang tak bertanggungjawab. “Hal ini penting dalam rangka untuk menjaga keamanan dan kekondusifan Kota Medan,” jelas Randiman. (sdf)



loading...

Feeds