Muktamar Idi Ricuh, Ketua Idi Medan: Enggak Sur Kita Kalau Enggak Teriak-teriak

Suasana Muktamar IDI di Tiara Convention Hall berlangsung alot. | Foto: net

Suasana Muktamar IDI di Tiara Convention Hall berlangsung alot. | Foto: net

POJOKSATU.id, MEDAN-Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Medan dokter Ramlan, membantah adanya perkelahian dalam pelaksanaan Muktamar IDI ke-29, yang dilaksanakan di Tiara Convention Center Medan beberapa hari terakhir ini.

“Tidak ada perkelahian, itu tidak benar,” kata Ramlan saat dihubungi pojoksatu, Jumat (20/11/2015).

Ia mengaku, foto-foto yang telah beredar di jejaring sosial menggambarkan rebutan mikropon oleh peserta muktamar.

“Foto itu tergantung yang melihatnya dari sisi mana, kan bisa saja. Jadi, isu yang sudah merebak saat ini jelas tidak benar. Foto itu hanya rebutan mikropon saja,” aku Ramlan.

Menurutnya, bila benar keributan terjadi dalam muktamar tersebut tentunya jelas membuat malu profesi dokter.

“Namanya forum, biasalah ada ribut-ribut sedikit tapi enggak sampai anarkis. Kalau sampai pukulan-pukulan malulah kita. Tapi yang jelas aman-aman saja. Istilah orang Medan, enggak ‘sur’ kita kalau enggak teriak-teriak,” ucap Ramlan.

Sementara itu, Kepala Unit Reskrim Polsek Medan Baru Inspektur Polisi Satu Adhi Putranto Utomo membantah adanya kericuhan dalam mukhtamar itu. Sebab, pihaknya sampai saat ini belum ada menerima laporannya.

“Enggak ada ricuh, karena belum ada informasinya masuk. Kalau memang ricuh pasti ada laporan,” ujar Adhi.

Sebelumnya, Muktamar IDI ke-29 dikabarkan berlangsung ricuh. Disebut-sebut, para dokter berkelahi di ruangan sidang. Kabar kericuhan itu beredar melalui foto-foto keributan di ruang Muktamar via BBM dan WhatsApp. Foto tersebut memperlihatkan suasana sidang sedang ricuh.

Muktamar IDI ke-29 berlangsung sejak 18 hingga 22 November 2015. Muktamar tersebut diawali dengan Seminar Nasional Sesi I tentang Hukum Kesehatan sebelum pembukaan Muktamar IDI Ke-29.

Muktamar IDI ke-29 mulai memanas ketika memasuki agenda Sidang Pleno Laporan Pertanggungjawaban Ketua Umum PB IDI periode 2012-2015. Meski alot, namun laporan pertanggungjawaban tetap diterima. (fir/sdf)



loading...

Feeds