Begal Modus Baru Lagi! Ngaku Tentara

Ilustrasi begal

Ilustrasi begal

POJOKSATU.id, MEDAN-Modus begal dengan menuduh korbannya sebagai pelaku tabrak lari kembali terjadi. Setelah seorang pelajar SMP Primbana Medan, Dony Sibarani (15), menjadi korban, kali ini menimpa Arianda (20) warga Jalan Kelambir V Kec. Medan Helvetia.

Arianda menjadi korban begal dua pria berbadan tegap di kawasan Jalan Gaperta Kec. Medan Helvetia, Minggu (22/11/2015) dinihari. Akibatnya, sepeda motor Honda Vario BK 4344 AFU yang dikendarainya saat perjalanan pulang dirampas kedua pelaku yang mengaku sebagai oknum tentara.

Informasi yang diperoleh, kejadian itu terjadi di saat korban baru saja pulang dari rumah temannya di kawasan Jalan Gaperta sekira pukul 01.00 WIB. Baru saja berjalan sekitar 500 meter, korban dipepet dua pelaku begal yang mengendarai sepeda motor Yamaha Vixion. Pelaku kemudian menyuruh korban untuk berhenti ke pinggir jalan.

Lantaran ingin tahu maksud kedua pria itu, korban pun menepi. Selanjutnya, salah seorang pelaku yang berada di boncengan langsung membentak korban dan menuduh telah menabrak adiknya. Selain itu, pelaku juga menuduh korban membawa lari laptop milik adiknya.

Mendengar tuduhan itu, korban membantah dan melawan. Namun, nyali korban ciut setelah pelaku mengaku sebagai oknum tentara.

“Mereka mengaku anggota tentara, pas pula badannya tegap. Aku pun percaya dan disuruhnya aku untuk ikut melihat adiknya,” ungkap korban kepada wartawan.

Pelaku kemudian membonceng korban. Sementara sepeda motor korban dibawa rekan pelaku yang dibonceng dan mengikuti dari belakang.

“Dibilangnya, sepeda motorku sebagai jaminan karna aku udah menabrak adiknya. Dari situ aku dibonceng, katanya mau melihat adiknya yang kutabrak,” sambung korban.

Namun, baru sekitar 200 meter berjalan, pelaku berhenti dan beralasan hendak menemui rekannya. Lantas, korban pun disuruh menunggu sebentar dan pelaku berjanji akan kembali lagi. Akan tetapi, setelah ditunggu-tunggu hingga 1 jam, pelaku tak kunjung kembali. Korban pun memutuskan untuk menghubungi keluarganya guna menjemputnya.

Usai dijemput, korban menceritakan apa yang dialaminya. Tak lama, korban didampingi keluarganya mendatangi kantor Polsek Medan Helvetia untuk melaporkan kejadian tersebut.

Sementara itu, Kapolsek Medan Helvetia Kompol Ronni Bonic mengatakan, pihaknya masih memproses laporan pengaduan korban. Sejauh ini korban telah diambil keterangannya.

“Laporannya sudah kita terima saat ini masih didalami dan anggota sedang melakukan penyelidikan,” ujarnya. (fir/sdf)



loading...

Feeds

Resmi Menjanda Lagi, Musdalifah Bersyukur

POJOKSUMUT.com, MUZDALIFAH harus menerima kenyataan kembali berstatus janda. Pun demikian, dia mengaku bersyukur setelahPengadilan Agama Tangerang telah mencabut status pernikahannya …

Babak I : PSMS Vs Persita : 0-0

Dua menit kemudian, gelandang serang Persita Henry Rivaldi kembali lolos dari kawalan pemain PSMS, mampu melepaskan tendangan keras namun melenceng …