Korupsi Pembangunan Masjid Agung Kisaran Masih Diselidiki

Masjid Agung Kisaran

Masjid Agung Kisaran

POJOKSUMUT.com, MEDAN –  Penyelidikan kasus dugaan korupsi pembangunan Masjid Agung Ahmad Bakrie, Kisaran masih belum berujung. Penyidik Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) mengklaim masih terus mengenjot penyelidikan pada kasus yang mulai bergulir sekitar 2015 lalu itu.

Kepala Seksi Penyidikan (Kasidik) Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu), Novan Hadian mengatakan,  penyidik masih meminta keterangan saksi ahli tata negara dan saksi ahli teknik.

“Para saksi ahli itu berasal dari Universitas Sumatera Utara (USU),” ungkap Novan Hadian Jumat (26/2) siang.

Dia menyebutkan para saksi dimintai keterangan untuk mengetahui jalan proses penganggaran secara multyers pada anggaran masjid tersebut. Pasalnya, penganggaran untuk masjid itu, tidak melalui mekanisme rapat paripurna di DPRD Asahan.

“Untuk saksi ahli dari teknik untuk melihat proses pembangunan dari bahan bangunan dan konstruksi bangunan masjid itu,” jelas mantan kepala seksi (kasi) intelijen (intel) Kejaksaan Negeri (Kejari) Belawan itu.

Disinggung kapan rencana penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejatisu akan meminta keterangan dari Bupati Asahan,  Taufan Gama sebagai saksi dalam perkara tersebut  Novan mengatakan hal tersebut tergantung kebutuhan penyidik

“Kita lihat nanti dari kebutuhan dari penyidik (pemeriksaan terhadap Taufan Gama),” tuturnya.

Selain itu, pihaknya sudah melakukan cek fisik bangunan Masjid tersebut bersama tim ahli dari USU juga, pada bulan September 2015 lalu.”Kita terus optimalkan penyeledikan ini,” tutur Novan.

Penyidik bersama ahli ke lokasi untuk menyesuaikan fisik proyek di lapangan dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) proyek yang menelan anggaran puluhan miliar itu.

Diketahui, Penyidik Pidsus Kejatisu sudah melakukan pemeriksaan terhadap Sekertaris Daerah Pemerintah Kabupaten Asahan (Sekda Pemkab Asahan) Sofyan pada 13 Juli 2015 lalu.



loading...

Feeds

Digugat PKB, Begini Reaksi KPU Medan

"Apapun keputusan Bawaslu nantinya, kita harus hormat dan menjalankan hasilnya. Kalau memang kalah di Bawaslu, maka mungkin bisa menempuh ke …