Dituduh Informan Polisi, Dua Pria Dihajar Warga

Ilustrasi. | pojoksatu.id

Ilustrasi. | pojoksatu.id

POJOKSUMUT.com, MEDAN– Beginilah nasib jika mengaku-ngaku anggota polisi. Dengan bergaya aparat kepolisian, dua pria digebuki warga, Minggu (28/2) dinihari.

Dari informasi yang dihimpun, keduanya digebuki karena disangka informan polisi. Keduanya diketahui bernama Biston Tarigan alias Biston (36) warga Jalan Besar Sei Semayang dan M Yunis (21) warga Sumber Melati, Diski. Kini keduanya dirawat di RSU Bina Kasih, Medan Sunggal.

Aksi penganiayaan itu berawal dari penangkapan mantan residivis, Andika kasus pencurian onderdil alat berat yang sebelumnya ditangkap Biston dan M Yunus serta seorang temannya bernama Jon, warga Sidodadi, Sunggal Deliserdang.

Singkat ceritanya, setelah menjalani hukuman 1 tahun, tersangka Andika bebas. Namun ternyata selama mendekam di tahanan, Andika menyimpan dendam dengan Biston, Yunus dan Jon.

Bersama warga Andika pun melakukan pencarian hingga berhasil menemukannya. Biston dan Yunus ditemukan di Jalan Binjai Km 15 sedangkan Jon berhasil melarikan diri.

Andika dengan penuh emosi yang memuncak, bersama warga memukuli Biston dan Yunus hingga remuk. Namun nyawa keduanya selamat setelah personel Polsek Medan Sunggal tiba di lokasi.

Di kantor polisi, Biston mengaku mereka bukanlah informan polisi. “Kami bukan informan (cepu) polisi, Pak. Kebetulan pas dia (Andika) ditangkap kami ada di sana pak,” kata Biston sambil menahan rasa sakit akibat pukulan warga.

Kapolsek Medan Sunggal Kompol Harry Azhar membenarkan bahwa keduanya bukanlah informan polisi. “Bukan mereka bukan informan polisi. Begitupun kasus penganiayaan ini akan kita proses,” ujar Harry.

(fir/sdf)



loading...

Feeds

Digugat PKB, Begini Reaksi KPU Medan

"Apapun keputusan Bawaslu nantinya, kita harus hormat dan menjalankan hasilnya. Kalau memang kalah di Bawaslu, maka mungkin bisa menempuh ke …