Raja Terakhir Kutai Digerebek, Konon Punya Aset 700 Triliun

Muhammad Abdullah Hasanudin (kanan jaket abu-abu) yang mengaku sebagai raja terakhir utusan Kerajaan Kutai Kertanegara Sultan Mulawarman memberikan keterangan kepada wartawan setelah digerebek Kesbangpol di sekretariatnya di Jl Evakuasi Gang Sigaran, Kelurahan Karyamulya, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon. Foto: Okri Riyana/Radar Cirebon

Muhammad Abdullah Hasanudin (kanan jaket abu-abu) yang mengaku sebagai raja terakhir utusan Kerajaan Kutai Kertanegara Sultan Mulawarman memberikan keterangan kepada wartawan setelah digerebek Kesbangpol di sekretariatnya di Jl Evakuasi Gang Sigaran, Kelurahan Karyamulya, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon. Foto: Okri Riyana/Radar Cirebon

POJOKSUMUT.com, CIREBON – Petugas dari Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Cirebon menggerebek rumah Muhammad Abdullah Hasanudin (MA), di Jl Evakuasi Gang Sigaran, Kelurahan Karyamulya, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, Jumat (26/2).

Penggerebekan tersebut dilakukan lantaran MA mengaku sebagai raja terakhir utusan Kerajaan Kutai Kertanegara Sultan Mulawarman.

“Saya ditunjuk oleh Raja Mulawarman untuk menyejahterakan umat tanpa pandang bulu, ras dan agama, sebagai raja akhir,” ujar Sri Baginda Raja Pangeran Muhammad Abdullah Hasanudin, di hadapan para awak media.

Dia mengaku, disebut “Raja Diraja” sesuai dengan keputusan Raja Kutai Kertanegara Mulawarman yang menjabat sebagai Ketua Umum Lembaga Adat Besar Republik Indonesia (LAB-RI). “Saya juga masih keturunan dari Keraton Kanoman,” katanya.

Menurutnya, visi misi LAB RI bergerak untuk menyejahterakan umat dengan mempersatukan kembali kerajaan senusantara dan mengumpulkan aset yang ada di luar negeri. Dia juga mengklaim keberadaan LAB-RI ini sudah mendapatkan dukungan dari pemerintah pusat.

“Kami mendapat tanda tangan langsung dengan cap Sekretaris Negarapada 1 September 2015 yang disahkan langsung oleh Presiden Jokowi. Tanda tangan tersebut sebagai bukti sinergitas kami dengan Pemerintah RI,” tuturnya.



loading...

Feeds