Sedih! Ibu Anak Korban Mutilasi Polisi Nyanyi Pelangi-pelangi di Pemakaman

Brigadir Petrus Bakus. FOTO: pontianak post/jpnn.com

Brigadir Petrus Bakus. FOTO: pontianak post/jpnn.com

POJOKSUMUT.com, MELAWI – Windri, istri polisi Brigadir Petrus Bakus sanga terpukul. Windri terus menyanyi di kuburan ketika dua anaknya yang dimutilasi suami dimakamkan.

Windri seakan tak percaya dengan musibah yang dia alami. Dua buah hatinya, Febian (5) dan Amora (3), meregang nyawa dengan cara tragis di tangan suaminya sendiri.

“Kondisi psikologis istrinya(Windri) drop. Pas pemakaman, dia menyanyikan lagu ‘Pelangi-pelangi’. Lagu itu selalu dia nyanyikan saat menidurkan anaknya,” ujar Kepala Sub Bagian Pengendali Personel Psikologi Polda Kalbar, AKP Teguh Purwo Nugroho, Sabtu (27/2/2016).

Dua anak Brigadir Petrus, Febian dan Amora dimakamkan di pekuburan muslim, Jalan Tengah, Gang Tapang, Desa Pal, Kecamatan Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat, Jumat malam sekitar pukul 23.00 Wita.

Ipar Windri, Budi mengatakan, kondisi Windri sangat lemah. Dia sulit makan dan sering menyanyi sendiri. Windri sangat terpukul ditinggal dua buah hatinya.

“Kadang dia nyanyi lagu anak TK. Makannya sulit, kita cuma ngasih susu. Kita yang nangis melihatnya,” ujar Budi.

Kini, Windri tinggal di rumah iparnya di Desa Pal, Kecamatan Nanga Pinoh. Keluarga mengkhawatirkan kondisi kejiawaan Windri pasca ditinggalkan dua anaknya yang dimutilasi suaminya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Brigadir Petrus membunuh dan memutilasi dua anak kandungnya, Jumat (26/2/2016) dinihari. Setelah membunuh anaknya, Brigadir Petrus menyerahkan diri.

Kapolda Kalbar Brigadir Jenderal Arief Sulistyanto mengatakan, berdasarkan keterangan istri, pelaku dalam seminggu terakhir sering marah-marah sendiri di dalam rumah.

“Di rumah seperti ada makhluk halus yang mendatangi dan bercerita sering mendapat bisikan,” ujar Arif.

Diduga, Brigadir Petrus menderita gejala skizofrenia. Gejala tersebut menyerang Brigadir Petrus sejak berusia 4 tahun.

“Pada saat kecil umur 4 tahun, sering mengalami kejadian serupa dan badan terasa kedinginan,” tambah Arif.

(one/pojoksatu/sdf)



loading...

Feeds

Digugat PKB, Begini Reaksi KPU Medan

"Apapun keputusan Bawaslu nantinya, kita harus hormat dan menjalankan hasilnya. Kalau memang kalah di Bawaslu, maka mungkin bisa menempuh ke …