Setelah Lihat Buaya, Buwas Lihat Anjing Pelacak

Budi Waseso dan pemilik anjing pelacak, Sugiarto Tanjung. Foto: pojokpitu.com

Budi Waseso dan pemilik anjing pelacak, Sugiarto Tanjung. Foto: pojokpitu.com

POJOKSUMUT.com, SURABAYA– Setelah mengunjungi penangkaran buaya di Sunggal Medan beberapa waktu lalu, Kepala BNN, Komjen Budi Waseso (Buwas) pergi ke Surabaya untuk melihat anjing pelacak.

BNN serius dalam rencana pembentukan pasukan K9 khusus untuk pelacakan narkotika dalam rangka memberantas peredaran narkoba.

Hal ini dibuktikan Komjen Budi Waseso, Kepala BNN dengan mendatangi rumah pemilik anjing pelacak, Sugiarto Tanjung di Surabaya. Di situ, ia melihat anjing peliharaan Sugiarto yang dilatih secara khusus untuk melacak. Anjing tersebut lebih peka mengendus dibandingkan alat X-Ray.

Pria yang akrab disapa Buwas itu mengaku banyak mendapat masukan dari Sugiarto terkait dengan jenis anjing yang nantinya akan dilatih oleh BNN untuk mengendus keberadaan obat-obat terlarang.

“Penggunaan anjing pelacak untuk narkotika ini sesuai dengan perintah Presiden. Sebab akhir-akhir ini banyak sekali narkotika yang lolos dari alat X Ray,” ujar Buwas.

Ini membuktikan bahwa bandar narkoba sudah berinovasi dalam peredaran dan kualitas narkoba. Buwas menilai, anjing pelacak ini memiliki banyak kelebihan dalam mengendus keberadaan narkotika yang disembunyikan. Sementara itu, sang pemilik Sugiarto mengaku senang rumahnya dikunjungi oleh Buwas.

“Saya tadi juga memberikan banyak masukan kepada beliau, tentang berbagai kelebihan dan kekurangan masing-masing jenis anjing pelacak,” kata Sugiarto.

Soal buaya, Buwas berencana membuat penjara bandit narkoba yang dijaga buaya sehingga tidak bisa kabur.

(end/flo/jpnn)



loading...

Feeds