Berkas Penyidikan Bentrok PP Vs IPK Dikembalikan ke Poldasu

Kasi Penkum Kejatisu Bobbi Sandri. | sah/pojoksatu.id

Kasi Penkum Kejatisu Bobbi Sandri. | sah/pojoksatu.id

POJOKSUMUT.com, MEDAN-Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) yang sebelumnya sudah menerima sebanyak delapan surat perintah dimulainya penyidikan (SPDP) untuk 22 tersangka terkait kasus bentrok antar ormas Pemuda Pancasila (PP) dan Ikatan Pemuda Karya (IPK) beberapa waktu lalu.

Namun Kejatisu akhirnya mengembalikannya ke Penyidik Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu).

Hal itu, disampaikan oleh Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Sumut, Bobbi Sandri. Dia menyebutkan seluruh SPDP sudah ditangani oleh Pidana Umum (Pidum) Kejatisu “Untuk saat ini, sudah 8 SPDP untuk 22 tersangka dalam bentrokan ormas itu,” ungkap Bobbi Sandri kepada wartawan, Senin (29/2) siang.

Mantan Kepala Seksi Penyidikan (Kasidik) Kejati Sumsel itu, mengatakan bahwa pihaknya juga sudah memulangkan berkas tahap I para tersangka dalam bentrokan tersebut.”Status berkas tahap I P19 dikembalika¬† untuk dilengkapi penyidik,” jelas Bobbi.

Bentrokan ormas PP dan IPK yang terjadi di Jalan MH Thamrin, Medan, Sabtu (30/1) itu mengakibatkan dua korban meninggal dunia dan empat orang laku-luka. Di mana, seluruh pelaku dijerat dengan pasal 338 sub pasal 351 ayat 3 sub pasal 170 ayat 1 dan 2 pasal 160 san pasal 187 KUHPidana.

“Ikut partisipasi dalam bentuk penuntutan nantinya. Bila naik dipersidangan dengan sangka pasal dari pihak kepolisian. Tapi, kita lihat berkas keseluruhan pasal-pasal apa yang disangkakan dari kasus bentrokan ini,” pungkasnya.



loading...

Feeds