Koruptor Alat Tangkap Ikan Tak Kunjung Dituntut

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKSUMUT.com, MEDAN – Kejaksaan Negeri (Kejari) Belawan belum juga melimpahkan berkas penuntutan kelima tersangka dugaan korupsi pengadaan alat tangkap ikan di Dinas Perikanan dan Kelautan dan (Diskanla) Medan senilai Rp900 juta dari total anggaran Rp1,1 miliar, yang bersumber dari APBD Kota Medan tahun 2014.

Setelah resmi menetapkan kelima tersangka hampir setahun lalu, pelimpahan berkas kasus yang diduga melibatkan Kepala Diskanla Medan, Ahyar tersebut baru akan dilakukan sekitar pertengahan Maret ini.

“Berkas kelima tersangka akan segera kami limpahkan ke Pengadilan Tipikor Medan pada pertengahan Maret ini. Ada lima tersangka termasuk Kadiskanla Medan,” ujar Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasipidsus) Kejari Belawan, Nixon Lubis Selasa (1/3/2016).

Dengan begitu kata Nixon, sidang perdana kasus tersebut kemungkinan akan dilakukan antara akhir Maret hingga awal April mendatang. “Kalau tidak ada halangan, mungkin sudah sidang kalau enggak awal April ya akhir Maret nanti,” ucapnya.

Kasus tersebut akan dikawal tim pidana khusus Kejari Belawan yang diketuai Hendri Sirait. “Anggotanya ada beberapa JPU (jaksa penuntut umum) Ivan (Ivan Najjar Alavi),” ungkapnya.

Terkait lamanya pengajuan berkas tersebut Nixon mengatakan, berbagai hal menjadi pertimbangan tim JPU,  dan hal tersebut menurutnya merupakan wewenang JPU. Terpisah, Ivan membenarkan, pelimpahan berkas lima tersangka tersebut segera dilakukan.

“Dalam waktu dekat kasusnya segera dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Medan,” katanya.

Kelima tersangka itu menurutnya yakni  Kadiskanla Medan selaku kuasa pengguna anggaran (KPA), Akhyar,  panitia pelaksana teknis kegiatan (PPTK) Diskanla Medan Syahrizal, D sebagai Kontraktor, serta HT dan BT selaku panitia pemeriksaan barang.

Ivan memaparkan kasus ini bermula dari penyaluran alat tangkap ikan dan udang tidak sesuai dengan peruntukannya kepada kelompok nelayan.

Seharusnya setiap kelompok nelayan mendapat 10 alat tangkap ikan akan tetapi di lapangan masing-masing kelompok hanya ada lima alat tangkap ikan.

(sah/sdf)



loading...

Feeds